@kopirasa91@indonesianidol Heh dongo, orang pada penasaran gara gara video dia, jadinya ya views audisi dia naik signifikan, apa lagi bumbunya kan ada kata idol nya videonya pas rame
Lionel Messi lama sekali dicap sebagai anomali cacat dlm urusan kepemimpinan tim sepak bola.
Publik Buenos Aires dan Rosario melihatnya sebagai pria Catalan yang dingin, tertutup, canggung di hadapan media. Seorang pendiam yg sangat individualis.
Ketika Argentina kalah dalam tiga final beruntun yakni Piala Dunia 2014, Copa America 2015 dan Copa America 2016, kritik yang dialamatkan kepada Messi selalu sama.
Messi tidak memiliki karakter pemimpin. Ia terlalu rapuh untuk memikul beban mental sebuah bangsa.
Messi dituding memimpin hanya karena kakinya memiliki kejeniusan, bukan karena ia memiliki wibawa seorang jenderal yang mampu membakar semangat pasukannya.
Namun, sejak dinamika Copa America 2021, semua asumsi-asumsi kepada model kepemimpinan Messi menjadi patah.
Tulisan panjang saya tentang kombinasi gaya quiet leadership dan servant leadership dari Messi yg membantu Argentina mampu memenangkan segalanya..
https://t.co/A6sDVsrL40
🚨🚨Studi Universitas menemukan korelasi antara pilihan Messi/Ronaldo dengan orientasi politik.
• Orang berhaluan kiri/progresif cenderung lebih menyukai Lionel Messi.
• Orang berhaluan kanan/konservatif cenderung lebih menyukai Cristiano Ronaldo.
• Survei melibatkan 10.661 orang dari 26 negara.
• Orientasi politik adalah faktor paling kuat untuk memprediksi preferensi.
• Messi juga disukai oleh orang dengan pemikiran analitis.
• Ronaldo lebih disukai oleh orang dengan kepribadian otoriter atau self-esteem tinggi.
Koruptor akan dikejar sampe Antartika kejauhan, sampe antar kota aja ngga kesampaian..
Menangkap koruptor hanyalah retorika saat kampanye, Bahkan kasus yg menyangkut orang di sekelilingnya hanya sekedar omon-omon