@tanyarlfes Baca berita kayak gini, nggak serta merta saya menyalahkan agamanya. Tapi beda cerita kalau kasus ini terjadi di Indonesia dan pelakunya pemuka agama mayoritas, pasti orang2 minoritas ramai2 menuduh agamanya. Kok bisa ya. Sebenarnya yg hatinya busuk siapa.
@gegevanoo Nggak meyakini agamanya, tapi selalu ikut tersinggung kalau agama itu mengatur umatnya. Istilah2 dalam agama tersebut pun bikin tersinggung juga. Kamu siapa?? Kalau nggak meyakini ya udah nggak usah heboh sendiri merasa dirinya ikut diatur.
@UmarHasibuan__ Mempermalukan orang di depan umum, mencemarkan nama baik dg tuduhan salah tak berdasar, dan melakukan penganiayaan. Sudah laku di muka hukum, bisa-bisanya cuma minta maaf. Apalagi ini pelakunya aparat yg seharusnya tahu hukum.
@OElsaro@Txtdariiugm Menlu itu kerjaannya diplomasi, harus pinter ngomong dan berargumentasi, gobl*k. Ngomong pelan lambat tapi tenang sama grogi itu beda, gobl*k.
@thejoernalism@coacu Nama akun boleh Joernalism, tapi ketikan kacau, memalukan.
1. di kritik --> dikritik
2. diatas --> di atas
3. adab --> Adab (karena awal kalimat)
Our sisters should never have to choose between their devotion to Allah and their service to humanity.
Dr. Farah Roslan was removed from an operating room because of her hijab. Instead of walking away, she created the sterile surgical hijab.
She proved that sincerity and excellence (Ihsan) go hand in hand.
May Allah reward her for her brilliance and her steadfastness.
‼️ Trending in America:
A YouTuber walks through a Jewish neighborhood in New York asking:
“So what do you do for work?”
The common answer?
“We don’t work… we’re focused on religious life.”
American viewers:
“Cool… but like, who’s paying the bills?” 😅
Looks like the blessings are either falling from heaven…
or somewhere else entirely.