“kita menerima perbedaan bukan penyimpangan”
apaan orang ibadah di gereja, ngadain misa aja lu ngotot bubarin?
apaan orang kulitnya item dikit aja lu katain dekil, maghrib segala macem?
apaan pacaran even nikah beda ras pun lo hina segitunya kek berasa dosa banget?
Yang punya ide, yang melaksanakan, dan yang mendukung, semuanya idiot. Negara diobrak-abrik oligarki dan militer mereka malah cosplay jadi fasis? Goblok.
"Tan bekerja & digaji oleh perusahaan swasta" itu justru memperlihatkan kontradiksi yg jauh lebih sistemik dan berlapis yg diambil Tan Malaka. Fase bekerja di Deli itu justru salah satu fase dialektik yg sangat penting dlm hidupnya.
New-post on substack
https://t.co/k14IIj4P64
Betul, kami menolak segala bentuk penindasan, begitu pula opresi terhadap teman-teman transqueer yang secara masif dilakukan beberapa waktu terakhir.
Memanusiakan manusia bukanlah hal yang sulit, tetapi banyak yang memilih menjadi penindas.