Amri, 50 tahun.
Sopir truk.
Meninggal di kursi kemudinya saat antre solar di SPBU Banyuasin, 29 Juni 2026.
Bukan kecelakaan.
Bukan sakit mendadak.
Dia kelelahan menunggu berjam-jam.
Di sekitar jenazahnya: hanya beberapa botol minuman ringan , yang dia minum untuk menahan ngantuk sambil nunggu giliran.
Dan ini bukan kasus pertama.
Dalam 3 bulan terakhir, 3 sopir truk tewas di antrean solar di Sumsel.
Dua dikeroyok karena berebut giliran.
Satu mati kelelahan.
Sementara itu:
a. Organda sudah lapor: kuota dipangkas, barcode diblokir sepihak
b. Pertamina bilang: "kami salurkan sesuai kuota"
c. Pemerintah bilang: "stok dijamin"
d. Amri tidak sempat dengar jaminan itu
Negara ini kaya minyak.
Tapi sopir truknya mati demi setetes solar bersubsidi.
Siapa yang bertanggung jawab?
😡
Lucunya Negeri +62,
1. PAM = Perusahaan Air Minum... airnya gak bisa diminum
2. MBG = Makan Bergizi Gratis... gak bergizi dan gak gratis
3. IKN = Ibu Kota Negara... statusnya bukan ibukota negara
4. KPK = Komisi Pemberantasan Korupsi... korupsinya malah makin merajalela
5. DPR = Dewan Perwakilan Rakyat... rakyatnya tidak terwakili
6. BPJS Kesehatan = Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan... sehatnya tidak terjamin
7. PLN = Perusahaan Listrik Negara... listriknya sering mati
8. Pajak = katanya untuk rakyat... yang menikmati bukan rakyat
9. KRL = Kereta Rel Listrik... listriknya sering padam, keretanya tetap jalan padat
10. UMP = Upah Minimum Provinsi... minimumnya betul, tapi tidak cukup untuk hidup layak
11.
12.
13.
Apa lagi nih+62
BOCOR KE PUBLIK !!
INSTRUKSI RAHASIA MILITER ISRAEL: HABISI SEMUA PRIA DI GAZA, TAK PEDULI BERAPA PUN USIANYA
bocor-ke-publik-instruksi-rahasia-militer-israel-habisi-semua-pria-di-gaza-tak-peduli-berapa-pun-usianya/Bukankah Seharusnya Dunia Tidak Diam ??!
Yang bikin capek bukan kerja kerasnya.
Tapi kerja keras udah maksimal, tetap nggak cukup buat hidup layak.
Kita generasi yang mungkin hidupnya LEBIH susah dari orang tua kita.
Persatuan Ulama Muslim Dunia mengerluarkan Fatwa: menyerukan negara-negara muslim segera bertindak Menyelamatkan Gaza dan Palestina dari genosida.
Pernyataan itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal IUMS, Ali al-Qaradaghi, dan didukung sejumlah ulama Muslim dunia lainnya. Mereka menyebut membiarkan Gaza, Palestina, dan Masjid Al-Aqsa hancur merupakan bentuk pengkhianatan terhadap umat Islam. Gaza Media IUMS sendiri berbasis di Doha dan dikenal sebagai organisasi ulama internasional yang berpengaruh di dunia Muslim.
Sc: storydunia10, iumstv
Salah satu video paling mengejutkan yang pernah dibagikan di internet...
Momen-momen yang mendokumentasikan ratusan ribu orang di Gaza yang dipaksa meninggalkan rumah mereka di bawah todongan senjata selama perang, sebelum rumah-rumah mereka dihancurkan di depan mata mereka.
URGENT: TESSO NILO DALAM BAHAYA, TESSO NILO DALAM BAHAYA , TESO NILO DALAM BAHAYA🚨
JANJI PEMERINTAH UNTUK MENGEMBALIKAN TESSO NILO JADI KAWASAN HUTAN YANG RAMAH AKAN SATWA CUMA SEKEDAR OMON OMON.
PEMERINTAH PEMBOHONG
PEMERINTAH PENDUSTA
PEMERINTAH KALAH SAMA MAFIA
Meski Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menyita kebun-kebun sawit di Taman Nasional Tesso Nilo sejak 10 Juni 2025, tandan buah segar (TBS) dari kawasan konservasi itu tak berhenti mengalir ke pabrik-pabrik di sekitarnya.
Investigasi Mongabay membuktikan: truk-truk pengangkut sawit ilegal tetap beroperasi, menembus koridor perusahaan bubur kayu, melewati batas provinsi, hingga CPO-nya tiba di kilang milik korporasi besar yang mengklaim komitmen nol deforestasi.
Di balik rantai pasok yang panjang itu, satu benang merah tampak jelas absennya sanksi terhadap pabrik penerima. Selama pembeli tak disentuh hukum, permintaan terhadap sawit ilegal akan terus ada.
Para pegiat lingkungan dan pakar hukum mengingatkan: Satgas PKH punya kewenangan dan regulasi yang cukup untuk menindak pabrik-pabrik itu, namun hingga kini pilihan itu belum diambil. Tesso Nilo pun terus menyusut.
Menara Mashteha
Salah satu serangan paling mengerikan yang dilakukan Israel terjadi saat menara Mashteha dihancurkan hanya dalam hitungan detik. Menara ini dikenal sebagai salah satu bangunan terbesar dan paling indah di Gaza, sekaligus tempat tinggal ribuan keluarga.
Di sekeliling menara juga berdiri ribuan tenda pengungsian yang menjadi tempat berlindung bagi warga.
Namun, pesawat tempur Zionis meluncurkan sedikitnya enam rudal mematikan ke area tersebut. Ledakan besar dan serpihan peluru menghancurkan ribuan tenda, menewaskan dan melukai banyak orang yang tak memiliki tempat lain untuk pergi.
Ini bukan sekadar perang. Ini adalah genosida.
@HaithamElmasri1