Don't tie yourself up with your imagination.
Since coincidence eventually leads to a connection.
and connection leads to destiny...
Your coincidence will eventually lead to forging your destiny.
Negara mengambil 100 dari kantong rakyat, mengembalikan 10, lalu menuntut rakyat berterimakasih.
Padahal yang 90 dipakai bancakan kroni2 penguasa.
Sadarilah.
salsa erwina usul makanan pejabat dan acara DPR pakai menu MBG 15 ribu:
- termasuk perayaan 17 agustus dan rapat dpr
- katanya menu buat pejabat harusnya sama kayak yang diterima siswa
- dia kaitin usulan ini sama sila kelima pancasila
- soal keadilan sosial
- menurutnya gak boleh ada menu khusus atau perlakuan beda buat pejabat
- dia bilang ini juga bisa bantu efisiensi anggaran
- salsa usulin anggaran konsumsi dibatesin sekitar 15 ribu per orang per hari
- katanya kalau pemerintah yakin mbg itu berkualitas dan aman
- ya harusnya mereka juga mau makan yang sama
- kalau tidak berani berani jangan paksa rakyat makan MBG
“Rakyat kita bermimpi untuk hidup layak.”
Orang mah mimpi tuh keliling dunia, sekolah tinggi sampai S3 atau jadi profesor, punya penghasilan 3 digit perbulan… untuk hidup layak DOANG kok harus BERMIMPI tuh berarti negaranya gagal wok
Ga cuma umat Katolik, semua org.
Senin bareng2 tutup rekening BNI.
Yg karyawan tutup rekening koran.
Yg pengusaha pindahin Payroll.
Yg investor, cabut dari BIONS.
Yg trader, lepas semua BBNI.
Yg nyicil rumah, oper kredit.
Mulai Senin.
Jadi gini ya bes, Lu boleh bilang lu kerja keras. Lu boleh bilang lu gak kenal cuti. Lu boleh bilang lu banting tulang dari subuh sampe subuh lagi. Gapapa. Gak ada yang ngelarang
Tapi masyarakat kite tuh hebat banget loh. Mereka tuh punya semacam sensor alami. Kayak kucing yang tau siapa yang tulus dan siapa yang pura-pura sayang cuma mau foto doang
Coba liat damkar, gak ada yang nyuruh mereka trending. Gak ada buzzer. Gak ada konferensi pers. Mereka cuma dateng, masuk ke gedung yang lagi kebakaran, ngerjain tugasnya, terus pulang. Bahkan kadang sepatunya masih basah udah dipanggil lagi. Hasilnya? Organik, tulus dan tanpa framing
Terus satpam BCA, Bro SATPAM yang gajinya mungkin UMR. Yang berdiri dari pagi. Yang tetep senyum meski nasabah dateng sambil bawa 47 pertanyaan tentang ATM yang saldo-nya sendiri gak dia tau ilang kemana
Kenapa mereka diapresiasi? Karena kelihatan hasilnya. Karena interaksinya nyata. Karena waktu lu butuh, mereka ada dan mereka deliver.
Padahal Indonesia sudah punya:
BPK
BPKP
Kementerian BUMN
Komisaris
Auditor internal
Bahkan KPK.
Tapi sekarang mau ditambah lagi utusan khusus presiden di tiap BUMN.
Ini seperti memasang CCTV
untuk mengawasi CCTV.
Penyakit klasik politik:
pemimpin merasa memperketat kontrol, tapi justru semakin jauh dari informasi yang jujur.
Ini bukan reformasi tata kelola.
Ini tanda pemimpin yang tidak percaya sistemnya sendiri, tapi tetap yakin semua laporan yang sampai ke mejanya baik-baik saja.