Pada sebagian orang, pengalaman masa kecil yang penuh bentakan, hinaan, ancaman, atau kekerasan bisa meninggalkan jejak di sistem saraf. Saat menghadapi orang atau situasi yang mengingatkan pada pengalaman itu, tubuh bisa bereaksi otomatis, seolah sedang menghadapi bahaya lagi. Respons ini sering dikenal sebagai fight, flight, freeze, atau fawn.
Akibatnya, hal-hal yang bagi orang lain terlihat biasa bisa terasa sangat memicu bagi dirinya. Bukan karena dia ingin melawan atau sengaja bersikap kasar, tetapi karena tubuh dan otaknya sedang bereaksi terhadap luka yang belum sepenuhnya pulih.