Persahabatan. Ia diikat dengan rasa hormat. Dikukuhkan oleh kejujuran. Diperkaya saling percaya.
Ada pedoman bersahaja dari Sutan Ibrahim yang diriwayatkan pada kami, agar dapat saling menjaga, "Jujur ke dalam. Tertutup ke luar. Setia kawan di manapun berada."
#Repost
Berdasarkan catatan sejarah, dampak El Nino telah memicu kegagalan panen yang berkontribusi pada Revolusi Perancis di akhir tahun 1700-an.
Links:
Ilmuwan Peringatkan El Nino 2026 Bisa Lampaui Rekor 1877, Dunia dalam Bahaya? https://t.co/gekrWnTRgK
Rakyat dan Bangsa Iran menunjukkan pada dunia tentang apa arti keberanian, keteguhan sekaligus kerendahan hati, kecerdasan juga pengetahuan yang luas, serta satunya kata dan perbuatan.
Demikianlah semestinya bangsa yang merdeka!
Abbas Araghchi dengan takzim berupaya mencium tangan mantan profesornya. Sang guru, menghindar dengan cara yang rendah hati.
Pada kedua lelaki ini terpancar rasa hormat, sikap rendah hati, dan harga diri.
"Rakyat Iran, meskipun berduka, mengubah kesedihan mereka menjadi perlawanan dan tekad membuat musuh-musuh mereka takjub, dan menginspirasi dunia yang mengamati," -Mojtaba Khamenei
Sumber:
https://t.co/uK5kbI7hlu
Ia mengatakan penghentian serangan Israel di Lebanon termasuk di antara 10 syarat yang dilampirkan pada perjanjian dengan Washington.
Sumber:
https://t.co/mW8NaFnRAm
"Dunia melihat pembantaian di Lebanon," kata Araghchi. "Bola ada di tangan AS, dan dunia sedang mengamati apakah AS akan bertindak sesuai komitmennya," cetusnya.
Sumber:
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Usai Serangan Israel ke Lebanon
https://t.co/kyHEb5hLiY
Abu Ja'far Muhammad Ibn Musa Al-Khawarizmi, dari pemikir asal Persia ini kita mengenal algoritma: Al-Khawarizmi. Metode logis dan sistematis untuk menyelesaikan masalah.
Kini, dalam perang melawan zionis Israel dan AS, dunia menyaksikan Iran menunjukkan kecerdasan Al-Khawarizmi.
Pada Bangsa Iran dunia menyaksikan dengan terang makna frasa "Persatuan Nasional". Sebuah frasa yang menemui bukti.
Bersatunya antara para pemimpin yang amanat dan rakyat yang hebat. Sebuah ikatan dengan kesaksian.
Bukan sekadar bunyi tanpa arti, bukan janji tanpa bukti.
Kalau dari ekonomi itu kan pengin mindahin. Kalau saya naikin BBM-nya, uangnya kan jadi punya saya. Tapi, rakyat kan harus bayar lebih, melambat kan ekonominya," katanya di Jakarta, Selasa (7/4/2026), seperti ditayangkan video YouTube KompasTV.
Link:
https://t.co/UvpJBuVXOq
"Tangan kami tetap berada di pelatuk, dan jika kesalahan sekecil apa pun dilakukan oleh musuh, itu akan ditanggapi dengan kekuatan penuh," ujar Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Sumber :
https://t.co/qJrCCsSxXc
"Untuk membiarkan diplomasi berjalan sesuai jalurnya, saya dengan sungguh-sungguh meminta Trump untuk memperpanjang tenggat waktu selama dua minggu," tulis Sharif dalam unggahan yang dirilis pada Rabu dini hari waktu Pakistan.
Sumber: https://t.co/O4V6xd9mp6
Rakyat dan Bangsa Iran menunjukkan pada dunia tentang apa arti keberanian, keteguhan sekaligus kerendahan hati, kecerdasan juga pengetahuan yang luas, serta satunya kata dan perbuatan.
Demikianlah semestinya bangsa yang merdeka!
Pada sosok Abbas Araghchi, Masoud Pezeshkian, (Syahid, Martyr) Ali larijani, serta banyak pemimpin Iran, kita menyaksikan apa yang oleh Ali Syariati disebut: "Raushanfikr". Pemikir tercerahkan. Pemikir merdeka dan memerdekakan.
Bangsa merdeka, bangsa yang dipimpin oleh pikiran!
Menghadapi pendudukan AS dan Zionis Israel, setidaknya ada dua prinsip yang dipedomani oleh Iran, yang serupa dengan taklimat Tan Malaka.
Prinsip pertama, bahwa "Tuan rumah tidak akan berunding dengan maling yang merampok rumahnya."
Dan, yang kedua ialah: "Merdeka 100%!"
Hari ini, pada diri Abbas Araghchi di satu sisi, dan Pete Hegseth di lain sisi, dunia menyaksikan pertarungan antara strategi diplomasi, nyali dan kerendahan hati melawan ambisi okupasi, sikap tinggi hati, yang kian hari kehilangan nyali.
Antara yang berpikir dan yang pandir.
Abbas Araghchi, lelaki dengan wajah yang lembut dan bersahaja ini tengah membalikkan pandangan dunia tentang arti keberanian sekaligus kecerdasan juga kerendahan hati.
Ia mengerti strategi berunding, diplomasi tanpa kehilangan nyali dan harga diri.
Lelaki ini kian dicintai.
“Selat Hormuz akan dibuka kembali hanya jika sebagian pendapatan transit digunakan untuk mengompensasi seluruh kerusakan akibat perang yang dipaksakan,” kata Wakil Bidang Komunikasi dan Informasi Kantor Presiden Iran, Mehdi Tabatabai.
Link berita:
https://t.co/GHJckPiCQQ