PDI-P menolak usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan agar kerugian negara tidak menjadi bagian dari definisi korupsi.
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menilai, pernyataan Luhut dalam usulan kepada Presiden Prabowo Subianto terkesan terlalu menyederhanakan persoalan korupsi.
“Jadi kami sangat tidak setuju dengan pernyataan yang disampaikan oleh Bapak Luhut. Seharusnya Beliau menyampaikan agenda-agenda apa di dalam mencegah korupsi, dalam memberantas korupsi,” kata Hasto kepada wartawan, Rabu (21/10/2026).
Penulis Naskah: Dzaky Nurcahyo
Video Jurnalis: Tria Sutrisna
Video Editor: Dzaky Nurcahyo
Produser: Abba Gabrillin
~NJ #News #pdip #korupsi #luhut #hastokristiyanto
Telah terjadi kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya bertabrakan dengan KRL di kawasan Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.50 wib. saat ini Personil dari Satlantas Polres Bekasi masih proses Penanganan kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi timur tersebut.Insiden yang terjadi membuat jalur kereta untuk sementara belum bisa dilintasi.
Tiga Pemeluk Agama Ibrahim yang Hobi Bertikai
Bayangkan Tuhan membuka percakapan, bukan dengan perintah, tapi dengan sumpah yang hangat: “Demi tin dan zaitun, demi Ṭūr Sīnīn, demi negeri yang aman.” (QS. At-Tīn [95]:1–3). Ini bukan sekadar pembuka puitis. Ini seperti kode lintas iman.
Tin dan zaitun mengarah ke tanah Syam, ruang spiritual Isa. Ṭūr Sīnīn adalah Sinai, tempat Musa menerima Taurat. Dan negeri yang aman itu Makkah, pusat risalah Nabi Muhammad. Tiga simbol, tiga tradisi, tiga saudara, satu panggilan: listen carefully—ini pesan langit untuk kalian semua, anak-anak Ibrahim.
Lalu punchline-nya universal: “Kami ciptakan al-insān dalam bentuk terbaik.” (QS. At-Tīn [95]:4). Diksinya al-insān (bukan Muslim, bukan Yahudi, bukan Nasrani). Semua manusia. Artinya, martabat itu default setting kita.
Tapi plot twist: “lalu Kami kembalikan ke serendah-rendahnya.” (QS. At-Tīn [95]:5). Bukan karena Tuhan berubah, tapi kita yang rusak. Ketika iman jadi identitas kosong, ketika “kebenaran” dipakai buat menghapus yang lain. Sejarah Abrahamik pun pernah jatuh di titik ini: saling klaim, saling benci, bahkan saling melukai.
Perselisihan ini nyata. Lihat deh video satir dari akun aref.merhi, yang, kalau kita paham, harusnya sih nampol kesadaran kemanusiaan kita yah.
Terus ada exit clause di ayat berikutnya: “kecuali yang beriman dan beramal saleh.” (QS. At-Tīn [95]:6). Iman itu bukan label, tapi relasi hidup dengan Tuhan. Amal saleh bukan sekadar ritual, tapi aksi nyata: adil, welas asih, jaga manusia dan bumi. Ini yang bikin nilai kita naik lagi.
Lalu pertanyaan yang agak nyeletuk tapi dalam: “apa lagi yang bikin kamu dustakan hari pembalasan?” (QS. At-Tīn [95]:7). Hari ketika semua klaim diuji, semua luka diadili. Dan penutupnya: “Bukankah Allah seadil-adilnya hakim?” (QS. At-Tīn [95]:8). Dia nggak bias label. Yang dinilai itu hati dan perbuatan.
Surat ini seperti DM dari langit: kita semua diciptakan mulia jangan jatuh karena ego kolektif. Balik ke fitrah. Iman yang hidup. Amal yang nyata. Keyakinan yang merangkul, bukan memukul.
Selamat Jumatan dan selamat hari Paskah 🙏🏻
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Kesalahan anda cuma dua yaitu terlalu lantang menggugat aturan pembagian dbh dan itu tidak disukai penguasa dan mendukung wacana Riau istimewa.
Ini semua sudah di skenario kok. Saya sudah jauh hari ngetwit sebelum anda dilantik jadi gubernur. Yang pertama anda yang kedua setelah ini mualem
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menemukan genangan air kencing di Alun-alun Kota Bogor saat kegiatan bersih-bersih pada Jumat (31/10/2025).
Temuan itu membuatnya geram. Ia pun menegaskan bahwa kesadaran menjaga fasilitas umum harus dimulai dari kesadaran diri sendiri.
Penulis: Ramdhan Triyadi Bempah, Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne
Produser: Reza Kurnia Darmawan
~R #Bogor #Peristiwa ##Read
Boyamin Saiman, kuasa hukum Tati Suryati yang menggugat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, menilai gugatan soal BBM langka ini mewakili suara masyarakat yang ingin bisa membeli BBM di SPBU swasta.
Hal tersebut ia sampaikan usai sidang perdana menggugat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Pengadilan Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).
Menurutnya, langkah swasta untuk mengimpor BBM seharusnya tidak dipersulit, sebab aturan di Indonesia bukanlah “kitab suci” yang tak boleh diubah.
Kreatif: Safira Nurulita
Produser: Nibras Nada Nailufar
` #BBM #Impor #MenteriESDM ##cut
Dapur sehat SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Solo, jadi perhatian publik setelah muncul kabar bakal diganti program Makan Bergizi Gratis.
Namun, pihak sekolah, orangtua siswa, hingga Wali Kota Respati Ardi kompak menolak.
Dapur sehat yang sudah berdiri 10 tahun ini dinilai lebih aman, segar, dan terbukti mendukung kesehatan siswa.
Bahkan, dapur tersebut sudah meraih predikat kantin sehat nasional dua kali dari Kementerian Kesehatan.
Penulis: Labib Zamani, Krisiandi
Kreatif: Safira Nurulita
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta
`#DapurSehat #Solo #MakanBergisiGratis #KantinSehat ##voice
Pakar Pemilu: KPU sampai Ganti Status Pendidikan Wapres Gibran, Ini Berarti Skandal Besar dan Serius
Pengamat pemilu menyoroti perubaan pendidikan terakhir Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka di laman resmi KPU. Menurutnya, jika sampai KPU mengganti status pendidikan terakhir Gibran, maka persoalan ijazah bukanlah masalah sepele.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jeirry Sumampow dalam keterangannya Senin (22/9/2025). Jeirry menuturkan bahwa perubahan apapun di situs resmi KPU apalagi menyangkut calon presiden atau wakilnya bisa mengindikasikan adanya skandal besar.
“Ini persoalan yang sangat serius, bahkan merupakan skandal besar. Apalagi melibatkan nama wakil presiden yang sedang menjabat,” kata Jeirry, Senin (22/9/2025).
Jeirry mengatakan bahwa KPU harus kredibel dan transparan untuk menjaga kepercayaan publik dalam kasus ini. Dugaan adanya perubahan data yang diduga dilakukan KPU sebelumnya disampaikan oleh penggugat Wapres Gibran, Subhan Palal dalam sidang di PN Jakarta Pusat. Disampaikan oleh Subhan bahwa KPU sudah mengubah data pendidikan Gibran dari pendidikan terakhir menjadi SI.
“Jadi, saat kami melakukan gugatan itu, riwayat pendidikan akhir Tergugat 1 (Gibran) itu ‘Pendidikan Terakhir’. Saat ini diganti jadi ‘S1’,” kata Subhan menjelaskan.
Subhan menjelaskan dia baru menyadari ada perubahan informasi pendidikan Gibran di laman KPU RI pada Jumat (19/9/2025) lalu.
“Saya ngeh (data berubah) itu hari Jumat (pekan kemarin),” kata Subhan.
Mengenai tuduhan Subhan Palal ini, anggota KPU RI Idham Holik membantah bahwa pihaknya mengubah riwayat pendidikan Gibran. Ia menegaskan data riwayat pendidikan Gibran masih sama seperti saat mantan Wali Kota Solo itu melakukan tahapan pendaftaran capres dan cawapres pada Oktober 2023 lalu. (ist)
#GibranRakabuming #KPU #IjazahPalsu #BeritaPolitik
Pakar Pemilu: KPU sampai Ganti Status Pendidikan Wapres Gibran, Ini Berarti Skandal Besar dan Serius
Pengamat pemilu menyoroti perubaan pendidikan terakhir Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka di laman resmi KPU. Menurutnya, jika sampai KPU mengganti status pendidikan terakhir Gibran, maka persoalan ijazah bukanlah masalah sepele.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jeirry Sumampow dalam keterangannya Senin (22/9/2025). Jeirry menuturkan bahwa perubahan apapun di situs resmi KPU apalagi menyangkut calon presiden atau wakilnya bisa mengindikasikan adanya skandal besar.
“Ini persoalan yang sangat serius, bahkan merupakan skandal besar. Apalagi melibatkan nama wakil presiden yang sedang menjabat,” kata Jeirry, Senin (22/9/2025).
Jeirry mengatakan bahwa KPU harus kredibel dan transparan untuk menjaga kepercayaan publik dalam kasus ini. Dugaan adanya perubahan data yang diduga dilakukan KPU sebelumnya disampaikan oleh penggugat Wapres Gibran, Subhan Palal dalam sidang di PN Jakarta Pusat. Disampaikan oleh Subhan bahwa KPU sudah mengubah data pendidikan Gibran dari pendidikan terakhir menjadi SI.
“Jadi, saat kami melakukan gugatan itu, riwayat pendidikan akhir Tergugat 1 (Gibran) itu ‘Pendidikan Terakhir’. Saat ini diganti jadi ‘S1’,” kata Subhan menjelaskan.
Subhan menjelaskan dia baru menyadari ada perubahan informasi pendidikan Gibran di laman KPU RI pada Jumat (19/9/2025) lalu.
“Saya ngeh (data berubah) itu hari Jumat (pekan kemarin),” kata Subhan.
Mengenai tuduhan Subhan Palal ini, anggota KPU RI Idham Holik membantah bahwa pihaknya mengubah riwayat pendidikan Gibran. Ia menegaskan data riwayat pendidikan Gibran masih sama seperti saat mantan Wali Kota Solo itu melakukan tahapan pendaftaran capres dan cawapres pada Oktober 2023 lalu. (ist)
#GibranRakabuming #KPU #IjazahPalsu #BeritaPolitik
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas peristiwa kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri yang melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) usai demo di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.
Sigit mengaku menyesali peristiwa pelindasan tersebut.
Polisi saat ini sedang mencari keberadaan korban yang terlindas.
Dia pun memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan Polri untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, beredar video amatir yang beredar di media sosial, mobil rantis bertuliskan Brimob tampak melaju cepat saat warga tengah berhamburan.
Mobil lapis baja itu lantas melindas seorang pengendara ojek online yang tengah berusaha lari dari kerumunan.
Peristiwa itu membuat massa yang semula bubar kembali mengerubungi mobil rantis.
Meski begitu, kendaraan tersebut tetap melaju dan meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban.
Massa pun geram dan memukuli mobil milik Koprs Brimob itu, sebagian massa bahkan mengejar mobil tersebut.
@Heraloebss sistem pickup order hrs diperbaiki, kalau pesanan sdh siap baru order masuk ke driver biar gak pake nunggu, paling gak jgn sampai 5 mnt lah nunggunya, bayangin kalo driver dpt order 10rb perak hrs nunggu 30mnt atau lebih , dpt apaan ?