@bleednectar ngebakar fasilitas publik itu bukan harming government nya tapi HARMING RAKYATNYA. and also pramono did a great decision for that. dia tuh lagi bikin wakeup call buat pemda yg nggak bantu pemprov dki krn terlalu banyak ngebantu mobilitas sekitaran jbdtbek. fucking use your brain
@bleednectar bener bener ignorant bgt anjing tragedi ngebakar fasum dijadiin alat kritik gini. kemaren tuh triggering for some people. inc gue. bilang aje gue alay. tapi kalo lu bukan orang jakarta yang most of the times depending sama transum di jakarta mending keep shit out of your mouth.
tw cw harassment
gimana mau punya banyak girls in stem kalo stakeholdersnya masih merespon pelecehan dengan, “masih verbal kan? gak sampe megang kan?”
gimana mau punya female engineers kalo lagi meeting teknis dan ada pertanyaan direspon dgn, “ah gue cium juga lu.”
somehow when it comes to himself and his bg jay park and more vision has all the resources and the venues suddenly arent "unavailable" or "hard to book" anymore like it is for chungha. LMFAO what a joke
Orang Bugis aja banyak yang against sama Bissu karena mereka2 itu gak sesuai dengan ajaran Islam, praktik ini banyak ditinggalkan bahkan pernah dibunuh dalam operasi Tobat. Yang jadi pertanyaan, Prof Saskia udah riset lama soal ini, tapi dibilang dipaksa-paksakan. Emang tolol
no. kalo wowo beneran bisa diturunin karena masalah homoseksual, yang ada setelah itu kaum queer makin dipersekusi terang terangan di tempat umum dong? 😅 aji mumpung tapi dampaknya bakalan gede banget imo. yg benci makin benci, yg ditindas makin tertindas.
well you’re stupid if you think homophobia can topple down the regime. yang ada saudara2 queer lu noh yang jadi korban. gak sesuai sama norma heteronormativitas masyarakat? “boti” “lesbo” “harus dirukyah” “bunuh aja”