@arsenalskitchen Pertitip2an gini sebenernya bagian dari dinamika timnas dimanapun enggak si, Chef?
Toh pas pildun pemain-pemain yang b aja malah dipanggil, yang perform dicadangin sampe peringkat 3 atau Argentina yang tetep ngasih ruang buat pemain yang main di liga lokal.
@FansBolaja Ibul dulu enggak punya modal politik. Makanya demi ambisi politik pribadi mau enggak mau "beneran" ngurus sepak bola, misalnya ngasih wewenang ke profesional kayak Ratu Tisha.
@Dennlnzt IMO, Indonesia kuat di "level atas", tapi ngap-ngapan di Asean yang lebih gampang justru lebih problematik daripada Vietnam yang jago di Asean, tapi turu di Asia.
Vietnam tinggal step up step by step, Indonesia enggak sustain.
FFE itu aji mumpungnya Infantino. Kalau gol, berarti enggak perlu takut ama UEFA. Kalau engga, tetep santai karena banyak backup, pikirnya bakal aman sampai pilpres 2027 ....
Tapi, CONCACAF dan AFC balik kanan itu layak masuk nominasi "Top 10 Anime Betrayal". π€£π€£π€£
@saludosparatii Kemarin iseng-iseng nonton full match Copa Libertadores. Jujur dibandingin sama match regional mereka, di Pildun ini sebenarnya Argen udah mode "anak baik-baik". π
@ainurohman Emang ini tim mentalnya enggak ada, kayak Arsenal beberapa musim ke belakang, tiarap di saat-saar krusial. Kena pressure langsung melempem.
@arsenalskitchen Yang bikin lucu itu fans Madrid kaget liat Mbappe bisa sebagus itu.
Padahal kita fans tim lain kalau mau ketemu Madrid yang ditakutin Mbappe. πππ
@CoachAmyJustice@RasmusJarlov@ellencarmichael What do you mean? We all make a fun of it btw.
Comparinh two shits is not make one of it instantly become gold, all of them is still shit.
@Ruxiiii4 TBH, before Balogun's drama, US Team is deserved to be remember as the best performer on this WC, like Cabo Verde.
But just like Paraguay, they stained it just one step at the most important match of their journey.