Juli 2025, Ibam jd tersangka. Perusahaan Ibam memecatnya.
Sejak itu, kami ngga punya penghasilan sampai sekarang.
Semua tabungan terkuras, saham yang makin anjlok itu pun terpaksa dicairkan demi pengeluaran kami, termasuk biaya medis & legal.
Sekarang habis total. NOL rupiah.
I’m number 1 in the world.
It’s rare in this life that you can be better than 8 billion people at anything.
Thank you Israel for appointing me the number 1 antisemite in the world, you absolute cunts.
🏴
Meet Ibrahim Arief. A top-tier Indonesian engineer involved with some of the nation's best-known tech unicorns. Now he's under arrest, awaiting trial in a politicized case that's deeply hurting Indonesia's reputation. His story is distressing. 1/6
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara?
Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu.
Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun.
Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai.
Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain.
Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi.
Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook.
Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa:
1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN.
2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal.
3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu.
4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan.
5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian.
Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam.
Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka.
Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam.
Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan.
Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja.
Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam.
Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek.
Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan.
JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun.
Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara.
Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan.
Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga.
Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum.
Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi.
Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun...
Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit.
Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus.
Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini?
Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara?
Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian.
Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi.
Jakarta, 16 April 2026
Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Abbas Araghci "Neden uranyum zenginleştirmede ısrar ettik?"
Okumanızı tavsiye ederim:
- "Neden zenginleştirme (uranyum) konusunda bu kadar ısrar ettik ve ediyoruz? Neden üzerimize savaş dayatılsa bile bundan vazgeçmeye razı değiliz? Çünkü kimsenin bize neye sahip olmamız veya olmamamız gerektiğini söylemeye hakkı yok. Bu, tahakkümü reddetme (nefy-i sulte) ilkesine dayanmaktadır.
Yasalara göre zenginleştirme yapmak benim hakkımdır ve bu hakkı kullanıp kullanmamak sadece beni ilgilendirir. Yıllardır bize söylenen ve hala söylenmeye devam eden 'Zenginleştirme yapmaya hakkınız yok, zenginleştirme sıfır olmalı' söylemi... Neden? 'Çünkü endişeliyiz.' diyorlar.
Eğer endişeliyseniz, biz bu endişeleri gidermeye hazırız. Bir soru mu var? Cevap veririz. Güven mi yok? Güven inşa ederiz. Ama kimsenin bize 'Ben öyle istediğim için sen buna sahip olamazsın' demeye hakkı yoktur.
Yıllardır süregelen hareketimizin sırrı budur; kendi hakkımızda ısrarcı olduk. Zenginleştirme önemlidir, ancak bunun yanında daha önemli olan şey, İran İslam Cumhuriyeti'nin kimseden talimat almadığını ve hiçbir tahakküm altına girmediğini kanıtlamasıdır.
İran'ın barışçıl nükleer programının hedeflerine ilişkin herhangi bir soru veya belirsizlik varsa, cevap vermeye ve bu belirsizliği gidermeye hazırız. Bunun yolu da sadece diplomasiden geçer. Diğer yolları denediler ve bir sonuç alamadılar.
Müzakere, ancak İran halkının hakları teslim edildiğinde, saygı duyulduğunda ve biz hakkımızı kullanabildiğimizde bir sonuca ulaşacaktır. Biz kimseden hakkımızı tanımasını beklemiyoruz; hakkımız zaten kendi içinde meşrudur, hakkımız mevcuttur. Bizim istediğimiz, hakkımıza saygı duyulmasıdır."
Abbas Araghci'nin bu açıklaması bence sadece ABD'ye değil onlar��n temsil ettiği zihniyetin yaklaşık bir yüz yıldır biz Müslümanlara üstten bakışçı zihniyetlerine verilmiş izzetli bir cevaptır. Bu cevap artık sizin zorba ve değerlerinizi dikte etme döneminin kapandığının beyanıdır. İran bu savaştan alnının akıyla çıkacarsa artık ABD eski ABD olacak ne de Müslümanlar eski Müslümanlar olacaktır inşallah.
🚨🇮🇩🇺🇸 EXPOSED: US seeks blanket overflight access via Indonesia. Defence Minister Sjafrie Sjamsoeddin to sign deal in Washington. No case-by-case approval. Just notification.
The empire expands. Indonesia opens its skies. The resistance watches. One deal at a time. one truth at a time. one empire exposed.
Prabowo approved. Sjafrie signs. The US gains. Indonesia loses sovereignty. The resistance asks why. One why at a time. one truth at a time. one free future at a time.
Blanket overflight. No approval needed. The US military moves freely. The resistance objects. One object at a time. one truth at a time. one justice at a time.
Classified document. Now public. The empire's plans exposed. The resistance's work continues.
Victory was not achieved by Iran alone.
Hezbollah played a significant role in this victory, as did the resistance factions in Iraq and Syria. And also, our dear Yemen, which the enemy had taken into serious consideration during the war.
We congratulate you all on this great victory.
In Indonesia 🇲🇨, there’s an unwritten rule:
when an image appears on the back of a truck, it means real support from the people.
Now look what’s on the move.. IRAN
The truckers’ movement in Indonesia is strongly standing with Iran.
This isn’t just a picture — it’s the voice of the people.
Malaysia: Kami secara tegas mendukung Iran.
Perdana Menteri Malaysia: Negara kami dalam perang antara Amerika Serikat dan rezim Israel di kawasan, mendukung Iran.
Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon.
Kami, saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa;
* Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar
* Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan
* Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon
Negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan, menjaga kehormatan prajurit kita, serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan.
Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa.
The Government of the Republic of Indonesia expresses its deepest condolences following the death of one Indonesian peacekeeper and the injury of three others serving with the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), after indirect artillery fire in the vicinity of the Indonesian UNIFIL contingent’s position near Adchit Al Qusayr on 29 March 2026, amid reported hostilities between the Israeli military and armed groups in southern Lebanon.
Indonesia strongly condemns the incident and calls for a thorough and transparent investigation.
We are profoundly saddened by this loss. We pay our highest respect to the fallen peacekeeper for his dedication and service to international peace and security. Our thoughts and prayers are with the bereaved family, and we wish a full and swift recovery to the injured personnel. Indonesia is working with UNIFIL to ensure the prompt repatriation of the fallen and the best possible medical treatment for the injured.
The safety and security of UN peacekeepers must be fully respected at all times, in accordance with international law. Any harm to peacekeepers is unacceptable and undermines collective efforts to maintain peace and stability.
Indonesia reiterates its condemnation of Israel's attacks in southern Lebanon and calls on all parties to respect Lebanon’s sovereignty and territorial integrity, cease attacks against civilian populations and infrastructure, and return to dialogue and diplomacy to prevent further escalation and advance peace.
Indonesia remains in close coordination with the United Nations and relevant authorities and will continue to closely monitor developments.
@Assimalhakeem Islamic religious authority? Nah syeikh, i don't think so
But thankyou for the answer, now i don't have to overthink the 1st day of ramadhan
⚠️ Illegal Gambling Operator Identified in Phnom Penh, Cambodia 🇰🇭 Targeting Indonesian Users 🇮🇩
Our investigation identified an illegal gambling operator operating from Phnom Penh, Cambodia 🇰🇭, deliberately targeting Indonesian users 🇮🇩.
By analyzing dark web stealer logs using our LLM-based investigation framework, we uncovered actionable intelligence linked to the operator — including admin panel access, operational infrastructure, and financial management records.
⚠️ These findings mean the operator is no longer anonymous and can be technically and operationally traced.
Government agencies seeking further intelligence are encouraged to contact us.