WINNER singing 'LOVE SCENARIO' in 2026? This definitely wasn't on my 2026 bingo card, but my WINKON heart is so full. Some friendships and songs really do stand the test of time." 💙❤️
#Winner#iKON#LoveScenario
🎥 ctto in Tiktok
Dari dulu suka nemu yg bilang merch unoff dari fans suka diikutin tp aku belum terlalu gimana2. Pas liat ini lngsung percaya bgt klo emang merchnya “inspired” by fans soalnya confetti yg dijadiin ganci aja udah WOW BANGET. Ternyata selama ini fans dipantau dan didengar, cuma ya-
"every (performance) will definitely be fun, buut we want to remind everyone here at the Indonesia Arena"
"so, you can capture the moments of cortis (who are right in front of you) as you like, but keep your handphone on eye-level, ok?"
"yes, so that everyone can enjoy nicely!"
Tahukah Kamu? Banyak Hak Kerja Kita Adalah Hasil Demo
Kamu merasa jam kerja 8 jam sehari itu biasa saja?
Atau THR (Tunjangan Hari Raya) itu sudah sewajarnya diberikan?
Faktanya, keduanya bukan pemberian cuma-cuma dari perusahaan atau pemerintah.
Jam Kerja 8 Jam Sehari✅
Merupakan hasil perjuangan buruh dunia sejak awal abad ke-20. Di Indonesia, ini diperjuangkan keras oleh serikat pekerja dan baru diatur secara resmi dalam UU Ketenagakerjaan.
Tunjangan Hari Raya (THR)✅
Juga lahir dari aksi demo buruh di era 1950-an hingga 1960-an. Awalnya tidak ada aturan, pekerja berjuang agar mendapat THR sebelum Lebaran.
Masih banyak hak lainnya yang kita nikmati sekarang juga hasil perjuangan serupa:
- Cuti tahunan
- Upah minimum provinsi
- Jaminan sosial (BPJS)
- Hak cuti melahirkan
- Pesangon
Hak-hak pekerja yang sekarang terasa “biasa” itu dulunya bukan diberikan, melainkan diperjuangkan lewat demonstrasi, mogok kerja, dan tekanan dari buruh.
Makanya, ketika ada isu ketenagakerjaan yang merugikan, demo bukan hal aneh. Itu bagian dari sejarah bagaimana hak kita bisa ada sampai hari ini.
Jadi, kira2 masih ada gak ya yg ngomong gini:
"anjirrr demo, bikin macet aja sihhh" 😌🙏
Kalian kalo selalu bilang demo bikin macet, nih liat yg bikn macet tu justru silop dan ijo.
Mahasiswa aja lewat jalur busway.
Pas ditanya alesannya masuk ke jalan:
1. "Mau nyeberang" (tapi kok ga jalan)
2. "Gatau, ikut perintah komandan"
Perwakilan BEM UI menyampaikan sikap :
"Ekonomi tumbuh di atas kertas, tapi di lapangan rakyat dihantam harga beras, pajak mencekik, dan susahnya cari kerja. Sementara elite sibuk memoles citra dan bagi-bagi proyek ke kroni. Narasi kemajuan palsu ini sudah terbongkar."
"Kalian boleh saja abai dan menganggap remeh aksi hari ini. Tapi ingat, gerakan mahasiswa akan berlipat ganda dan tidak akan membiarkan kekuasaan yang abai tidur nyenyak. Ini suara dari rakyat, oleh rakyat, untuk penguasa yang bebal."
.
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengungkapkan Bundaran HI dipilih karena mahasiswa tak lagi percaya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun pemerintah.