makin kesini makin sadar kalo kerja itu cuma bagian kecil dari hidup.
maksudnya whatever happens in work, just let it stay at the office/work space esp. stress/pressure nya yg kadang kebawa sampe rumah: entah itu jadi ngga bisa stay present sama keluarga atau malah jadi marah-marah??
gw paham dan bisa relate. tapi gw selalu ingetin ke diri sendiri jg soal "you are replacable at work, but not at home"
Aku setuju sama ini.
Menghindari rasa sakit itu hampir mustahil, tapi kita bisa memilih jenis rasa sakit, antara clean pain dan dirty pain.
Clean pain tuh rasa sakit yg datang dari keputusan jujur dan berani.
Kayak rasa sakit saat kamu memutuskan buat berkata jujur, meski akhirnya harus nyakitin orang lain. Atau rasa sakit karena kamu harus ninggalin sesuatu yang udah nyaman demi hal yang lebih baik di masa depan.
Dirty pain?
Biasanya berasal dari menghindari kenyataan dan akhirnya malah terjebak di drama panjang yg enggak ada ujungnya.
Jadi, saat kamu harus memilih, mending pilih clean pain deh.
Kamu sendiri, lebih sering hadapin clean pain atau masih suka ketahan sama dirty pain? Gimana cara kamu ngadepin pilihan susah ini?
-refusing to ask for help
-downplaying your achievements
-isolating yourself instead of communicating
-saying "yes" to everything
-neglecting your own needs
-avoiding important responsibilities
-flooding your mind with negativity
-always chasing perfection
Salah satu aspek jadi dewasa adalah menyadari bahwa lo tetap harus show up dan function optimally.
Gak peduli seberat apa yang lagi lo alami dan rasain. Karena dunia emang gak peduli sama masalah pribadi lo.
Lo tetap harus hadir di meeting meskipun hati lo lagi hancur lebur. Lo tetap harus berangkat kerja meskipun seminggu lalu salah satu anggota keluarga lo baru aja meninggal. Lo tetap harus jawab email dan presentasi dengan suara tegas meskipun semalam lo nangis sampe pagi. Ya udah, mau gimana lagi.
Dunia nggak peduli soal itu semua. Dunia cuma peduli satu hal: apakah lo berhasil memenuhi tanggung jawab lo atau enggak.
Dunia gak akan berhenti berputar cuma karena lo lagi gak baik-baik aja. Bahkan pas lo lagi sakit, lagi patah hati, atau lagi kehilangan segalanya, roda kehidupan tetep jalan🥲
according to stoicism, a life wasted by fear, inaction, and doubt is the worst thing you can do. your lack of urgency and imagination is killing your potential.
Setuju sekali~
Punya waktu buat belajar itu privilege. Beberapa orang tidak punya waktu karena mereka fokus bekerja (mode survive).
Tapi, ada jg yg punya waktu tp tidak punya curiosity terhadap sesuatu. Akhirnya tdk menggunakan waktu utk belajar hal baru.
guys, inget, kita berdoa pada yg Maha Kuasa, yg Maha Kaya, yg Maha Pengabul Doa.
yang menurut kita mustahil, itu sangat amat kecil bagi Allah. kita tanpa sadar sering ‘meremehkan’ kekuasaan Allah yg berujung suudzon seolah Allah gaakan mengabulkan doa doa ‘besar’ kita sehingga kita hanya doa doa ‘kecil’
tinggiin guys. minta apapun sebesar besarnya even mustahil sekalipun. minta apapun dari yg remeh sampe yg ajaib. minta surga, minta hidayah, minta haji, minta umroh, minta rumah, minta keluarga samawa, minta mobil, minta apapun itu.
yg kita minta itu PENCIPTA langit bumi dan seluruh galaksi alam semesta loh guys. yg kita panjatkan doa itu PENGUASA alam semesta. jangan takut. jangan malu. Allah malah suka banget sama hambaNya yang minta minta <3