Bagus banget ya cara ngomong Mbak Fathimah Azzahra ini. Berisi dan tenang. A breath of fresh air.
Another reminder to give more seat to women. Look what we can bring to the table.
Pada akhirnya, semua dokter yg membuat konten terkait pasiennya harus jujur dengan diri masing-masing, kenapa ngonten?
Yg jawab edukasi, apakah yakin sudah punya ilmu dan keterampilan (termasuk sisi etik) yg cukup untuk memberikan edukasi kesehatan masyarakat?
Imagine, lu periksa ke rumah sakit, penuh rasa malu dan sakit. Kelar periksa, hasil pemeriksaan lu disebar sama nakesnya ke sosmed dengan embel² 'pembelajaran', tapi sebelumnya lu ga dimintain ijin, dan pelaku berkilah: ga ada identitasnya kok.
Coba bayangin @ardhiasaY
Serendah rendahnya lelaki adalah yang pakai AI untuk memenuhi impian bisa tidur dengan wanita cantik dan beristri banyak padahal ekonomi pas pasan, wajah dan kulit tidak terawat, serta perut buncit seperti mpreg
kita melewatkan kesempatan mendapatkan presiden yg di umur 57 tahun tp masih segar bugar kuat lari half marathon, bukannya marah-marah dan tantruman 😭😭😭
Nggak sabar family staycation lagi, finally keponakan udah pada liburan sekolah
Prioritasku selama masih single pokoknya 1. Tuhan, 2. Keluarga, 3. Temen-temen, 4. Karir & keuangan, 5. Kesehatan & lifestyle diri sendiri.
Mau banyak-banyakin quality time sama keluarga ❤️
Ada etikanya untuk posting soal pasien di media sosial. Gak cuman asal gak dikasih nama terus cukup. Di postingan itu ada tanggal periksa, umur pasien, dan riwayat medis singkatnya. Impresi tinggi tapi kurang etis ya buat apa?
Di saat seperti ini, kalau seseorang lagi cari rezeki, sekonyol apa pun, asalkan halal, jangan diledekin. Kalau seseorang sukses, doakan yang baik. Iri wajar, yang gak wajar itu iri dengki yang berujung nyinyir. Kita semua sama-sama berjuang. Gak perlu bikin konflik horizontal