Apakah yakin kita masih bebas aktif ? Selama bertahun2, Iran adalah negara sahabat 🇮🇩. Kita sama2 anggota NonBlok, OKI, D8, G77, BRICS. Kita sering beda pandangan dan beda posisi dgn Iran, dan sistim politik + ideologi masing2 juga beda, namun 🇮🇩 dan Iran tidak pernah cekcok. Iran punya sejumlah musuh tapi tidak pernah meminta 🇮🇩 memusuhi musuh2nya. Fokus hubungan bilateral kita adalah kerjasama, persahabatan dan saling menghormati.
Sayangnya, ketika Ayatollah Khamenei dll tewas terbunuh, Pemerintah 🇮🇩 tidak menyatakan ucapan belasungkawa, sbgmana lazimnya kl pemimpin negara sahabat 🇮🇩 meninggal. Kelupaan atau sengaja ? Kalau sengaja, yg kita takutkan apa ? Apakah yakin kita masih bebas aktif ? Krn merasakan sikap dingin kita thdp kematian pemimpinnya, tidak heran Menlu Iran menolak dgn halus tawaran mediasi 🇮🇩. Mungkin mereka menyangsikan motivasi 🇮🇩 .. something to think about #wisdomwithoutfear
Penyanyi itu sebelum tertidur, seperti mengingat kembali masa kecilnya. Ia menandaskan bahwa yang pantas menjadi pahlawan hanya bunga dan anak-anak.
Lalu, seolah dia bangun lalu ingat semua lirik lagunya. Tapi nahas, ia sudah tidak ada di dunia ini.
Anjaaay. Sunyi. Ironi. Pagi.
Dalam sunyi yang dipasung mentari. Puisi ini, oleh Aan Mansyur menusukku perlahan.
Pagi ini, setelah sekian purnama tidak menjamah buku ini. Aku membacanya lagi. Meneruskan yang aku baca sebelumnya.
Puisi ini, aku mencoba menyelaminya—meski dengan keterbatasanku.
Hantu Penyayi, seperti menceritakan tentang seorang penyanyi yang sebelum kematiannya ia bergulat pada ingatan tentang lirik lagu yang digubahnya.
Lalu dia mabuk, seperti orang yang habis minum anggur berbotol-botol (seperti dikiaskan mandi anggur di bathtub). Lalu ia tidur.
Semua permohonan praperadilan dari Pedro dkk ditolak seluruhnya, termasuk Muzzafar.
Buku tipis ini semoga sempat menghiburmu ya Cin, tetap semangat ya Bacin.
Besok (17/10), pra peradilan Dolpedro, Muzaffar dan Syahdan akan digelar. Terakhir, aku lihat surat Pedro di sebuah akun sosmed yang isinya menagih janji YIM.
Di antara hiruk-pikuk itu, terakhir bertemu MS di ruang pemeriksaan beberapa hari lampau, terjadilah kejadian ini.
Setelah lihat video @TRANS7 terus terang sy tdk suka. Nadanya seperti Charlie Hebdo. Tapi, Pesantren & NU jgn reaktif. Ketum PBNU jg nggak perlu reaktif, harusnya mengajak muhasabah, krn mmg banyak anak kiai yg suka pamer kemewahan di tengah ketimpangan sosial.
Utas.
Sayangnya memang bukan Kafka, tapi semoga bisa menjadi hiburan di dalam sana ya Muzaffar. Memang ya, kalau suka baca, di mana pun teman yang paling berharga adalah buku.
Lekas keluar dari ruangan itu Muzaffar. Semoga pra peradilan mu dan kawan-kawan, dikabulkan.
Jangan diam!
Besok (17/10), pra peradilan Dolpedro, Muzaffar dan Syahdan akan digelar. Terakhir, aku lihat surat Pedro di sebuah akun sosmed yang isinya menagih janji YIM.
Di antara hiruk-pikuk itu, terakhir bertemu MS di ruang pemeriksaan beberapa hari lampau, terjadilah kejadian ini.
Kapan waktu, aku akan bercerita tentang buku ini. Aku sementara baru membacanya hingga halaman 49. Mungkin, buku ini paling spesial untuk ku dalam tahun ini.
Dibalik itu, aku sadar, untuk tidak bisa mengkhatamkannya tahun ini.
Semoga, kau berhasil masuk ke jeruji itu ya.
Di sela-sela aku menanti BAP di print oleh penyidik, aku keingat buku Ahmad Tohari di tasku. Ku bacalah beberapa halaman, hingga terakhir kubaca di halaman 49.
Aku tiba-tiba terbesit, karena Muzaffar ingin buku bacaan, kuberikan saja buku Ahmad Tohari ini kepadanya.