“Main twitter harus punya niche tertentu, postingan ga jelas isinya foto makanan, mana konten edukasinya”
Nih, dikasih paham sama Tempo. Media sosial hakikatnya emang kaya gini, share tentang kehidupan sehari hari, makanan, kucing, perjalanan pulang kerja, keluh kesah, tanpa nyolong foto ataupun cerita orang lain yang viral di media sosial sebelah.
Why? Karena pemilik platform alias X pengen screen time lo dimari paling gede dalam sehari, terserah mau dipake jbjb kek, respon ragebait kek, yang penting ngebentuk user behavior dulu biar kalo bisa ga buka media sosial lain.
karena @Cloudflare pernah narik kabel dari Singapore ke Jakarta di palak dengan total 43x lebih mahal dari narik kabel di Amerika Latin atau eropa
43x lebih mahal, yg bener aja 🤧 @TelkomIndonesia@kemkomdigi
🚨 Rakyat Papua di Intan Jaya melakukan long march atas kejadian pembantaian beruntun oleh TNI. #PapuaDaruratMiliter
- Ibu Merkina Duwitau & bayi tujuh bulan dalam kandungan meninggal kena peluru TNI nyasar
- Bapak Pendeta Elianus GKII dan Okto Tigau usia 19 tahun tewas ditembak aparat,
- Pastur Gereja Katolik Yanuarius dan 2 pekerja gereja yang mobilnya ditembaki.
This is so heartbreaking 💔💔
#IndonesiaGelap
Nangis baca kasus tapir dibunuh. Selama 10 thn kerja di konservasi, ga pernah aku nemu yg namanya konflik tapir.
Hewan ini ga ngerusak kebun orang. Ga makan ternak warga. Kalo ketemu manusia cenderung menghindar, gak agresif.
Tapirs are gentle & chill, but they killed him 💔
gue ulang mati listrik ini salahnya bahlil.
krisis energi itu gak cuma batubara, tapi jg solar, lpg, lng... semua pasokan tiba2 hilang bulan juni, diekspor semua
Bupati Siak, Ibu Afni Zulkifli🧕🏻
Termasuk yang vokal untuk membela Gajah! 🐘
Saat ada konflik gajah masuk ke permukiman gajah ia menjelaskan:
Gajah hanya akan melewati jalan atau rute sesuai jalurnya. Oleh karena itu, apabila puluhan tahun kemudian jalur berubah menjadi permukiman, hewan ini tidak akan mengerti dan tetap akan menerobosnya. Jadi yang salah manusia, yang membangun rumah di rute gajah.
Semoga makin banyak tokoh publik kita yang perduli terhadap hewan ya🙏🏻
Kalau kayak gini mah kelihatan banget kalau:
1. Aldi Taher akan selalu mencari spotlight, tak peduli seberapa hinanya pun, agar dia selalu bisa jualan. Terakhir ya bagaimana dia menghina dina Baskara karena menolak pendiskriminasian berdasarkan orientasi seksual.
2. Aldi Taher tak benar-benar peduli dengan produk yang dia jual. Selama masih ada yang beli dengan asas yang awalnya "kasihan," lalu ke "penasaran," dia akan terus jualan. Dia akan terus berganti produk entah sampai kapan.
Apakah salah? Kalau cuma dari kacamata penjual, ya tidak. Dia hanya mencari cuan sebesar-besarnya, at whatever cost.
Tapi coba lihat dari sisi konsumen. Kemarin baru ketemu ayam goreng yang masih mentah. Ketika burgernya masih ngehype, kesegaran bahan bakunya jadi pertanyaan. Apakah produk seperti ini layak jual dan konsumsi? Tidak.
Kita semua butuh uang, tapi apakah cara mendapatkan uang kita sudah etis?
Harimau di Kebun Binatang Medan Mati 5 Ekor dalam 3 Bulan (2024)
Kondisi hewan sangat memprihatinkan, kurus dan sakit. Banyak warga yang sampai urunan uang untuk beli makanan untuk harimau. Tanggapan walikota saat itu :
🐬 pesut mahakam tinggal PULUHAN ekor.
🐘 gajah kalimantan tinggal BELASAN ekor.
🦏 badak kalimantan tinggal DUA ekor.
harusnya ini sudah jadi alarm keras bahwa kelangsungan lingkungan kita punya masalah serius.
tapi apa ada yg gak peduli? 😄