Indonesia maling duit negara benar2 sudah level dewa !
Para penegak hukumnya gak ada yang bisa di percaya ! Hampir SEMUAnya BUSUK !!!
Fyi ya, orang ini konon katanya yg menangani kasus2 jumbo seperti :
Kasus Nadiem, Kerry Adrianto, Tom Lembong & banyak lagi
Harusnya APH yang begini nih pantasnya di hukum berat & miskinkan biar kapok !!
From this to this
Mama Yasinta (atau Mama Sinta/Yasinta Moiwend) sebelumnya dikenal sebagai salah satu tokoh perempuan adat dari Merauke yang lantang menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) food estate di Papua Selatan.
Selama sekitar 2024–2026, ia aktif menyuarakan penolakan terhadap pembukaan lahan yang dinilai mengancam hutan adat dan kehidupan masyarakat Marind. Ia bahkan tampil dalam berbagai kampanye dan menjadi salah satu narasumber dalam film dokumenter Pesta Babi.
Namun pada Mei 2026, Mama Yasinta menyatakan perubahan sikap. Ia mengaku sudah tidak lagi bergabung dengan kelompok pendamping hukum yang sebelumnya mendampingi penolakan PSN dan kini mendukung program pemerintah.
Alasan yang ia sampaikan antara lain kondisi ekonomi keluarga, kebutuhan kuliah dan pekerjaan bagi anak-anaknya, dan harapan agar perusahaan serta pemerintah dapat membantu memperbaiki kesejahteraan keluarganya.
Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
😂🤣😂🤣
Gk semua Anak Kecil Itu Lucu
Gk kebayang gimana perasaan pemilik wahana balon ini. Apalagi ini udah nyangkut sama pencarian nafkah orang lain.
Ini jelas salah anaknya, tapi orang tuanya juga gagal mendidik.
Udah jelas-jelas Israel menyerbu Markas Kompi Unifil Indonesia UNP 9-15 dan mengibarkan bendera nya.
Begini koq ngeles nya Hizbullah pelaku nya, emang Hizbullah pake bendera Israel 🤧
Dongok yg pada percaya..
Ngelus dada terus Yaa Allah…
Pemilu guyur pake bansos.
Anak sekolah kasih MBG.
Lalu Gaza? Dikasih bantuan dan diubah jadi New Gaza?
Board of Peace apa ini?
Perdamaian buat siapa? Gaza?
Kok gak ada wakil Palestina?
Kok malah ada Trump dan Setanyahu?