TWITTER PLS DO YOUR MAGIC
Ya Allah barusan liat kucing kaki kirinya keliatan dagingnya dan banyak scabbies di deket Publish Gunawarman ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ
Can anyone in the area pls help? Gue lagi tidak berkapasitas saat ini
Titik tepatnya: https://t.co/Fev2EPLGXw
Barusan CO sendal di toko bapaknya. Kata gw daripada loe beli di live nya artis2 yg udah pada banyak duitnya mendingan beli di pedagang2 kaya gini deh yg emang bener2 cari duit๐ฅน Sehat2 ya bapaknya, Berkah rejekinya tetap semangat cari uang halal nya๐ช๐ป๐ซถ๐ป
cc:threaddillabundakay
Sedih banget perkara jagung rebus ๐ญ Pak Presidenku, andai beliau tau rasanya jadi rakyat kecil๐ฅน Sore-sore motoran sendirian, inget beberapa hari ini pengen banget jagung rebus, ketemulah di stadion manahan. Baru berhenti langsung dapet senyum dari bapaknya โบ๏ธ
Aku : Berapa pak?
Penjual : 10rb ya neng, nanti saya kasih 5.
Aku : Iya pak. Saya foto ya pak, saya pencinta jagung.
Bapaknya dengan senang hati. Aku bayar bilang makasih lalu pergi. Mampirlah ke SPBU manahan, beli bensin lalu ingat kalo
Inget kalo punya jagung 5 biji, ngide ngasih ke mas-mas SPBU.
Aku : Jagung mau mas?
Mas SPBU : Mau mbak kalau di kasih.
(Pas buka plastik kaget, kok dapet 6 biji๐ญ) Apa karna aku tadi foto jagungnya, atau karna bilang pencinta jagung makannya sama bapaknya di lebihin. Ayo dilarisin wargaaa, semoga bapaknya lancar rezekinya ๐๐ป
Ayo guys ramein๐ฅน๐๐๐
sc:threadsriaputria
Gabutt scrolling Shopee, ga sengaja nemu live Bapak ini. Sedih banget jujurr yang nonton sepi cuma 4-7 orang, tapi si Bapak ini tetep semangat banget ngejelasin dan ngejembrengin tas-tas jualannya ๐ญ๐
Mana harganya beneran murah bgtt cuma belasan ribu tapi kualitasnya worth to buy!
Yukkk IN THIS ECONOMY, kita saling support UMKM kecil kayak gini. Bukan malah ngeramein โSi sekali Live 200jetiโ๐
Please yang ga sibuk sempatin pantengin live bapaknya yaa, ayo kita ramein biar Bapaknya seneng! ๐ฅน๐
Guys, who knows there is someone who needs his father's energy, can be helped guys, Jakarta area ya I met his father a while ago, and his face seems weak like that Please do not have bad intentions to his father๐๐ป
semoga ada orang baik disini๐๐ป
sc:threadssantaclaudiasitepu
bapak baik ini suka nongkrong di Jembatan Penyebrangan Halte Sekolahan Kota Kasablanka. Dia org yg membutuhkan tp suka spare uangnya untuk beli makanan buat kucing liar di situ dan ngajak ngobrol mereka (and you can tell that the cats love him)
Kalo teman2 lagi lewat dan ga buru2, jangan lupa untuk menyisihkan jajan dan ngajak ngobrol bapaknya ya.
Ketemu bapak ini tadi pagi, beliau keliling menawarkan jasa cek tekanan darah & BB dengan upah seikhlasnya.
Yang bikin salut, energi bapaknya positif sekali. Pas di cek dan ternyata tekanan darahku rendah, beliau lgsung ngasih saran beberapa jenis makanan yg bisa naikin tekanan darah.
Bapaknya benar2 orang baik.
Btw aku ketemu bapaknya di depan gancit.
Kalo kalian bertepatan ketemu bapak ini, tolong bantu dengan pake jasanya ya ๐๐ป
Bayar seikhlasnya aja
Semoga ditemukan orang baik Pak๐ญ
sc:threadsnamaste_cindy
Temen temen bantu doakan Semoga segera mendapatkan keadilan untuk anak nya ๐คฒ๐ญ
Bikin sesak napas baca isi curhatan si ibu :
Bagi mereka yang punya kuasa, kasus ini mungkin bisa ditepis begitu saja dengan alasan 'tidak ada bukti digital'.
Tapi bagi kami keluarga miskin, derita fisik dan batin yang dialami Rahma (kejadian di Kab. INHIL) adalah kenyataan pahit yang nyata. Rahma sudah mengadu ke guru sambil menangis saat kakinya diinjak dan perutnya dipukul dengan gagang sapu.
Namun perlindungan yang didapat hanya sebatas kata 'nanti'. Sebulan terbaring dengan kaki membengkak dan menghitam hingga pembuluh darahnya tersumbat,
pihak sekolah bahkan tidak pernah datang menjenguk. Dokter mendiagnosis adanya cedera trauma/memar akibat benturan yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
Kini, setelah 1 tahun lebih berjuang, penyakitnya menjalar hingga ke jari tangan. Bagi kalian yang menuduh kami mengarang cerita demi donasi: kejam sekali kalian!
Kami tidak minta musibah ini, kami hanya ingin Rahma sembuh kembali. Kami bersuara karena keadilan tidak boleh hanya tajam ke bawah!
Lihatlah lebih lama, lalu tanyakan pada nurani kalian sendiri: ketika hutan diratakan dan penghuninya kehilangan rumahnya, siapa sebenarnya yang sedang dibinasakan? Alam tidak butuh manusia untuk hidup. Manusialah yang tak bisa hidup tanpa alam.
.
repost vt. Anton Rudiyanto
๐๐ Turut berduka cita yang sangat mendalam
Ibu Laili Fauziah kehilangan bayinya yang baru lahir caesar. Di ruang operasi, tanpa persetujuan penuh darinya, petugas dan perawat langsung memberi susu formula (sufor) dengan alasan โASI belum keluarโ.
Padahal Ibu Laili sudah mempersiapkan ASI sejak hamil 7 bulan. Setelah diberi sufor, bayinya langsung mengalami diare berat, radang usus berat (NEC), hingga akhirnya meninggal dunia.
Saat bayi kritis, ibunya bahkan tidak diperbolehkan melihat anaknya. Ketika meninggal, tidak ada kata maaf dari pihak rumah sakit โ mereka langsung pergi. Sebagai ibu yang sudah siap ASI, rasa sakit dan kekecewaannya pasti tak terbayangkan.
Semoga dokter dan perawat yang abai dalam kasus ini menyadari betapa beratnya akibat dari kelalaian mereka.
Tuhan tidak pernah tidur. Hukum karma pasti berlaku, entah di dunia atau di akhirat. Semoga Allah berikan kesabaran dan kekuatan luar biasa untuk Ibu Laili dan keluarga.
Semoga sang buah hati tenang di sana, ya Allahโฆ ๐คฒ
Ada momen di mana hutan Kalimantan seolah sengaja membuka rahasianya, mempertemukan seorang pemuda Kalimantan dengan sesuatu yang magis.
Kejadian di aliran Sungai Anai, Kayan Hilir, Malinau bener-bener bikin merinding sekaligus terharu. Di tengah riaknya air sungai dan sunyinya belantara, tiba-tiba muncul sosok gagah dari balik rimbunnya pohon seekor Payau (Rusa Sambar).
Bagi anak muda zaman sekarang, bisa jadi ini cuma dianggap sebagai "kebetulan yang estetik". Tapi buat kita yang darrhnya mengalir bersama tanah Kalimantan, pertemuan ini punya makna yang jauh lebih dalam. Bagi masyarakat Kalimantan, Payau bukan sekadar hewan liar.
Dia adalah simbol dari megahnya hutan pedalaman yang masih terjaga. Video ini viral di jagat maya, hewan endemik ini sudah ratusan tahun hidup berdampingan dengan kebudayaan lokal, menjadi bagian dari cerita-cerita pengantar tidur dari kakek-nenek kita tentang kekayaan bumi Borneo.
Anak muda yang beruntung di Kayan Hilir kemarin seolah mengingatkan kita semua, khususnya Gen Z dan milenial Kalimantan: Hutan kita masih hidup. Di tengah gempuran modernisasi dan berubahnya lanskap alam, rimba Malinau masih menyimpan detak jantung kehidupan yang asli. Ketemu Payau di alam liar secara langsung itu vibrasinya beda banget.
Ada rasa hormat, kagum, sekaligus pengingat bahwa kita adalah tamu, dan merekalah pemilik sah dari rumah hijau ini. Jaga hutan kita, jaga aliran sungai kita, karena di sanalah rumah bagi para "penjaga rimba" seperti Payau ini berada. Kalau rimba habis, ke mana lagi payau-payau ini harus pulang?