alasan Investor Asing Kabur menurut tom lembong :
- Regulasi berubah-ubah sesuai keinginan yg berkuasa
- tidak konsisten, tidak bisa diprediksi
- Kriminalisasi nyata ,Nadiem, Tom Lembong, BRI Ventures, Telkom Ventures semua dikriminalisasi
- Danantara tidak transparan
- laporan keuangan belum keluar, bisnis model tidak jelas
- tiap tahun cuma ngeluarin bond (malak secara halus?)
- DPR masuk ke BI
- politisasi kebijakan moneter sangat menakutkan investor
- Patriot Bond = tanda putus asaan prabowo
- pemerintah terlihat desperate cari uang dengan cara aneh
Rupiah melemah ke semua mata uang
- bukan karena dolar kuat, tapi borok dari dalam negeri sendiri
- Investor punya banyak pilihan
- Malaysia, Vietnam, Thailand jauh lebih ramah.
- Tidak ada yang wajib invest di Indonesia
Respect sih sama artis yang berani nolak masuk politik. Tau kapasitas, tau passion, ga ngerasa semua panggung harus dia naikin.
Lagian kenapa sekarang banyak banget artis tiba-tiba berlomba nyemplung ke politik?Politik tuh bukan komedi candaan anjr. Rakyat ga butuh cameo, rakyat butuh orang yang emang ngerti kerjaan. Udah deh yang jago akting ya akting aja, yang jago nyanyi ya nyanyi aja. Jangan dikit-dikit ngerasa modal terkenal trs bisa jadi wakil rakyat. TV masih butuh hiburan, parlemen butuh orang yang beneran kerja.
INI LUCU BANGET KALIAN HARUS LIHAT 🫵😭
jadi pak tani lagi curhat ke si gib soal akses combine harvester (mesin pemanen padi) ke sawah masih susah
dijelasin panjang lebar eh dia nangkapnya combine harvesternya dipikul 😭
Aneh aja ada temen yg msh belain pemerintahan ini, gapeduli dia dukung 1,2,3 terserah dah. Pokoknya kalo pemerintah udh gabener harusnya dia berani bersuara bukan diem aja kek tai
Kepala BGN:
MBG tidak bisa dibubarkan karena semua partai politik dan TNI-POLRI punya dapur SPPG.
Kesimpulan:
Secara tidak langsung, ini mau bilang bahwa program MBG ini ya buat kalangan mereka aja, bukan buat rakyat.
Betul?
GUE KAGET GILA BRO!
Temen gue gaji UMR Jakarta Rp5,3 juta. Tapi rumahnya KPR, mobilnya cash, tabungannya 150jt.
Langsung gue nanya, “Bro, lo nyambi jadi anjelo apa gimana sih?!”
Dia ketawa pelan, terus jawab satu kalimat yang bikin gue diem: