@bercakap_id Topik menarik nih...
Tapi sayang agak sensitif.
Menurut gue : Kadang orang mikir nikah itu cuma karena gimmick tentang hukum agama dan kewajiban. Sedangkan tanggung jawab... Ya, u know lah. Kadang orang yang milih ngak mau nikah, malah mikir lebih jauh tentang tanggung jawab.
@holaandtextme Wah berarti gue gangguan jiwa nih. Semuanya ada di gue.
Tapi gue sadar sih, yang nggak ada di gue :
Sering suka mengklaim hal-hal yang ambigu dan subjektif.
@ElsalitaM98 Dan ternyata, di usia 25-35 itu kesadarannya masih sulit dibentuk, karena terlalu mengatur skill untuk terlihat sukses. There is nothing wrong if you think about being successful, siapa aja boleh berhak. Hari ini, besok atau lusa. Semuanya tetap akan berpengaruh dalam hidupmu,
@Araduaduadua Bisa haha hihi bukan karena kuat. Tapi emang karena rasa sedih itu berubah jadi tawa yang nggak bisa dikontrol, saking seringnya ngerasain nya.
Tapi masih aja ada yang bilang : "Jangan sok tau!"
Biasanya orang yang terbiasa bilang gitu—antara
terlalu cepat ambil asumsi sepihak,
nutup diri buat berdiskusi sehat,
terlalu pede dengan pengetahuan diri sendiri,
terlalu mengagungkan idolanya—ditelan mentah-mentah.
@Moneeengg@richmoneyy6 Coba lu bayangin. Emang bisa emosi bergerak tanpa adanya logika? Emang bisa persepsi subjektif/objektif merasakan tanpa adanya logika? Dan emang bisa feeling seutuhnya bergerak berdasarkan keduanya. Tanpa logika yang emang udah tertanam sejak lahir?
@Moneeengg@richmoneyy6 Yap lu emang bener, dan menurut materi pelajaran—psikologi, bisa jadi emang feeling bergerak berdasarkan emosi dan persepsi subjektif.
Tapi menurut gue : emosi, persepsi subjektif/objektif, feeling maupun logika. Semuanya saling terpaut.
@kegblgnunfaedh Dari pada nyari masalah lagi, buat nambah masalah. Kan biasanya gitu.
Ada masalah—otak buntu—logika susah jalan—nyari jalan pintas—ujung-ujungnya nambah masalah baru.