plot twistnya awal bulan oktober lu langsung keterima kerja dengan :
- masuk senin s/d jumat
- jam kerja 09:00-17:00
- work life balance
- gaji di atas umr bekasi
- insentif tambahan tiap bulan
- lingkungan kerja supportive ga toxic
- deket dari rumah tanpa harus macet macetan
Innalillahibwainna ilaihi rojiun.
Murid SD di Pemalang MD setelah dipukul dan ditendang kakak kelasnya 🥀🥀🥀
- Korban: MHAQ (7), murid kelas 2 SD Negeri 01 Kebondalem, Pemalang
- 3 terduga pelakunya merupakan kakak kelasnya sendiri, murid kelas 5 dan 6
- Korban sempat mendapat perawatan di RSUD selama 9 hari, namun wafat pada 30/9/26
- Setelah mendapat perawatan di RSUD, korban memsng sempat diperbolehkan pulang, namun keadaannya semakin memburuk. Saat mau dibawa balik ke RS, korban wafat
- Sebelumnya, korban mengaku dipukul pada bagian perut dan ditendang menggunakan sepatu
- Keluhan korban: sakit perut, muntah", BAB berdarah, serta kesulitan makan dan buang air.
BMKG udah ngeluarin peringatan gempa megathrust 8,9 Selat Sunda yang berpotensi tsunami, dan salah satu kawasan yang akan terdampak itu jakarta. guys kayanya kita bener-bener harus nyicil dan nyiapin emergency bag deh. aku bantu list yang harus di isi di emergency bag:
- dokumen penting
- obat-obatan
- masker
- alat penerangan (senter, lilin kecil + korek api buat jaga2)
- daleman, baju sedikit
- tissue, pembalut, perlengkapan mandi
- makanan yg awet (mie, energen, dll)
- powerbank, tempat hp waterproof, charger
- uang cash
- survival kit mini (isinya pluit buat hemat tenaga kalau butuh bantuan, kompas dll)
semoga kita selalu dijaga, buat daerah-daerah lain juga siapin yaa guys, stay safe semuanya 🥹
KORBAN KONTEN🚨
Bantuan Berujung Perundungan Ketika Kekuasaan Pejabat Dijadikan Alat Permalukan Rakyat demi Konten!
Sebuah tren mengkhawatirkan kembali menjadi sorotan publik wak, potongan video Gubernur Jawa Barat KDM, yang berulang kali merendahkan verbal bullying mahasiswa Unpad di depan kamera.
Mulai dari ucapan menohok ENGGAK BOLEH PUNYA MENTAL GESER, emang yang mau BANTU SIAPA, hingga membeberkan masalah privasi keluarga warga ke ruang publik secara terbuka.
Bagi sebagian orang, gaya ini mungkin dikemas sebagai PENDIDIKAN MENTAL atau KETEGASAN SEORANG PEMIMPIN. Namun, mari kita membongkar realitas di balik kamera ini secara jernih wak.
1. Ketimpangan Relasi Kuasa POWER IMBALANCE
Seorang Gubernur memegang kekuasaan politik, anggaran, dan sorotan media. Sementara warga terutama mahasiswa atau rakyat biasa berada di posisi rentan yang datang untuk meminta solusi atau bantuan.
Menggunakan posisi kekuasaan tersebut untuk mempermalukan, menyindir, atau menghakimi urusan pribadi rakyat di depan kamera bukanlah bentuk edukasi, melainkan PERUNDUNGAN VERBAL /verbal abuse yang dilindungi oleh tirai popularitas.
2. Eksploitasi Kerentanan Demi Algoritma & Monetisasi Konten
Jika niat seorang pejabat publik murni untuk membantu rakyat yang mengalami kesulitan finansial atau masalah pendidikan
- Mengapa harus ada proses intimidasi verbal di depan lensa kamera?
- Mengapa privasi dan kehormatan keluarga warga harus dikorbankan demi mengejar durasi video, ENGAGEMENT, dan VIEWS di media sosial?
Bantuan dari uang rakyat atau anggaran daerah adalah HAK WAKAF MASYARAKAT, bukan kemurahan hati pribadi pejabat yang harus dibayar dengan harga diri dan martabat warga!
3. Bahaya Laten Normalisasi BULLYING oleh Pejabat
Ketika seorang Kepala Daerah mencontohkan pola komunikasi yang gemar merendahkan warga kecil, hal ini mengirimkan pesan berbahaya bagi masyarakat luas wak, seolah-olah siapa pun yang memiliki uang dan jabatan berhak membully pihak yang lebih lemah.
Negara ini dibentuk atas dasar nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Tugas pejabat adalah memfasilitasi solusi kebijakan secara bermartabat, bukan menciptakan panggung PENGADILAN MORAL harian di akun media sosialnya.
Rakyat butuh Gubernur yang bekerja secara terstruktur melalui sistem dan kebijakan publik, bukan konten kreator yang menjadikan kesulitan warga sebagai bahan olokan dan pencitraan politik!
Bagaimana pandangan kalian wak? Apakah gaya komunikasi pejabat yang suka mempermalukan warga demi konten ini masih bisa dimaklumi, atau sudah melampaui batas etika kepemimpinan?
GUBERNUR KONTEN, MISKIN EMPATI
Etika seorang Gubernur mempermalukan rakyatnya sendiri demi konten?
Bayangkan wak, Beliau bikin konten menggunakan warga kelas bawah dengan cara dipermalukan di depan umum. Video itu diunggah, dimonetisasi, dan yang paling parah orang yang dijadikan objek konten tidak pernah sekalipun dimintai izin untuk diunggah. Apakah bisa di tuntut tuh gubernur konten?
Ini bukan sekadar buruknya komunikasi publik, tapi bentuk degradasi moral kepemimpinan wak.
Pemimpin yang baik tidak akan pernah menginjak atau menelanjangi martabat rakyat kecil di depan umum. Kalaupun ada pelanggaran aturan atau perlunya penertiban, seorang kepala daerah punya seluruh instrumen kekuasaan untuk menyelesaikan masalah secara beradab:
- Diundang secara manusiawi.
- Diberikan pemahaman dan edukasi.
- Dicarikan solusi konkret dan jalan keluar atas penghidupan mereka.
Tapi pertanyaannya wak, Kenapa cara beradab itu jarang dipakai?
Jawabannya sederhana. Cara beradab tidak menghasilkan drama, tidak bikin viral, dan tidak ada bahan untuk dijadikan konten.
Hal yang paling menggelitik adalah standar ganda ketegasannya wak.
- Kepada rakyat kecil, bertindak garang, marah-marah, dan sigap kamera.
- Kepada oligarki dan pemilik modal dengan bekingan kuat? Hening dan kompromistis.
KAN PAOK
Lihat bagaimana ketimpangan keberpihakan itu nyata. Di bawah kaki Gunung Salak, saat rakyat dan petani diintimidasi oleh ormas yang membawa ratusan orang, di mana kehadiran beliau untuk berdiri membela rakyatnya? Apakah ada ketegasan yang sama seperti saat beliau memarahi warga kecil di depan kamera?
Sama sekali tidak ada.
Seorang pejabat yang hanya berani menindas warga lemah demi panggung citra, tetapi ciut saat berhadapan dengan kekuatan modal, sejatinya telah kehilangan legitimasi moralnya sebagai pemimpin. inilah yang dikatakan MUSIBAH PUNYA PEMIMPIN BRENGS*K
Masyarakat tidak butuh Gubernur yang bertindak seperti INFLUENCER PENCARI ENGAGEMENT. Rakyat butuh Pemimpin yang punya nurani, keberanian membela yang lemah, dan menghormati martabat manusia.
Gimana pandangan kalian wak? Apakah gaya kepemimpinan MARAH-MARAH demi KONTEN ini masih layak diberi PANGGUNG?
Presiden Lee Jaemyung kecam pencegatan bantuan untuk Gaza, sebut Netanyahu mesti ditangkap>
Pada 20 Mei, Presiden Lee Jaemyung merespon mengenai penyanderaan aktivis Korea oleh pasukan Israel saat mengirim bantuan ke Gaza. “Padahal ada norma-norma internasional yang harus dipatuhi, tetapi yang minimum pun tidak dipenuhi. Mereka telah melanggar banyak aturan.”
Lee Jaemyung juga mendesak International Criminal Court untuk segera mengeluarkan surat penangkapan Benjamin Netanyahu.
Nemu bapak ini di fesnuk lagi jualan soft copy materi pembelajaran bahasa Jepang yang beliau susun. Real aseli guru bahasa Jepang, karena beliau buka les juga. Siapa tau ada yang butuh, bisa langsung kontak bapaknya atau mampir ke fesnuknya beliau
Eh ini penting banget guys, ini udah sampe ke media belum tolong di up. Nelayan Indonesia dan Pakistan saat ini disandera oleh bajak laut dari Somalia.