Luis David Hutabarat, 32 tahun.
Kerjaannya nimbang sawit.
Selasa sore kemarin dia pulang naik motor dari kebun mertuanya.
Yang ditinggalin di rumah: istri, sama 4 anak.
Di jalan, dia dicegat 6 orang petugas keamanan PT Agrinas Palma Nusantara , perusahaan sawit BUMN. Motornya ditabrak gantian sampai jatuh.
Dia lari sekitar 100 meter, jatuh lagi, sembunyi di semak. Ketemu, dikeroyok.
Ditemukan tewas dengan memar di wajah dan leher.
TNI sendiri yang konfirmasi ke media: dua dari terduga pelaku, berinisial B dan BD, lagi bertugas BKO (Bawah Kendali Operasi) di perusahaan itu.
Satu prajurit aktif dari Kodim Iskandar Muda Aceh, satu lagi purnawirawan yang baru pensiun April kemarin.
Per kemarin, keduanya resmi jadi tersangka, bareng dua warga sipil.
Motifnya apa?
Dandim Labuhanbatu sendiri yang sampaikan ke pers: pelaku curiga korban mencuri buah sawit.
Dan sebelum hasil visum keluar, sebelum proses hukum jalan , pihak Agrinas sudah lebih dulu bicara ke media, menyebut korban yang sudah tewas itu sebagai pelaku pencurian.
Mati duluan, dituduh pencuri belakangan, tanpa pernah masuk ruang sidang.
Besoknya, ratusan warga membakar kantor dan mes perusahaan itu.
Bukan karena mereka tiba-tiba brutal.
Itu ledakan dari sesuatu yang sudah lama dirasakan: aparat negara dipakai menjaga kebun korporasi, bukan menjaga nyawa rakyat di sekitarnya.
Jadi pertanyaannya bukan cuma soal sawit siapa yang dicuri.
Pertanyaannya: kalau personel TNI resmi ditugaskan menjaga aset korporasi sawit, dan ujungnya seorang ayah dari 4 anak mati dikeroyok cuma karena DICURIGAI mencuri buah, bukan terbukti, cuma dicurigai ,
sistem macam apa yang lebih sigap melindungi tandan sawit ketimbang nyawa rakyatnya sendiri?
TNI-AU LANUD MULJONO KEMBALI INTIMIDASI WARGA!
Pada sekira pukul 21.00 WIB, sekelompok Anggota TNI-AU Lanud Muljono menyerbu rumah-rumah kami secara berombongan di tengah waktu istirahat. Tindakan yang jelas-jelas intimidatif dan melanggar ketentraman dan kenyamanan warga!
Mereka datang tanpa adanya koordinasi dengan RT setempat, dan menerobos masuk ke lingkungan kami, dengan alasan untuk menyebarkan undangan yang tidak jelas maksudnya. Anak-anak kecil terbangun dan ketakutan. Rasa aman yang seharusnya menjadi hak dasar kami sebagai warga sipil kembali dirampas!
Ketika warga mempertanyakan maksud kedatangan mereka di jam semalam ini, mereka justru merekam dan memotret kami, sebuah teror psikologis yang sengaja mereka ciptakan untuk mengintimidasi kami.
*Keterangan warga setempat
Guys, lu pada tau gak nih.....
Zita Anjani, putrinya Zulkifli Hasan (Menko Pangan), yang sekarang jadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata hartanya di LHKPN KPK naik 1.000% lebih cuma dalam 2 tahun.
Dari Rp9,16 miliar (2023) jadi Rp109,32 miliar (2025). Nambah Rp100 miliar lebih guys.
Dalam DUA TAHUN.
naik 1000% dalam dua tahun
Isinya tanah & bangunan 8 bidang (Depok, Lampung Selatan, Jakarta Timur), Lexus, dua Alphard, plus "harta bergerak lainnya" Rp32 miliar yang kategorinya samar banget.
Yang bikin tambah aneh? Utangnya NOL. Nol besar. Ga ada cicilan, ga ada KPR, nothing.
Dan kalau dipikir dari gajinya gaji Utusan Khusus Presiden paling gede Rp20โ50 juta/bulan. Dikali 24 bulan? Paling dapat Rp1,2 miliar. Sedangkan hartanya nambah Rp100 miliar. Gap-nya Rp99 miliar. From where??
artinya kalo di hitung berapa penghasilan dia:
- Per tahun โ Rp50 miliar
- Per bulan โ Rp4,16 miliar
- per minggu โ Rp961 juta
- Per hari โ Rp136,9 juta
- Per jam โ Rp5,7 juta
- Per menit โ Rp95.000
- Per detik โ Rp1.589
UMR Jakarta aja Rp5,3 juta/bulan bisa dia dapat dalam 1 JAM kenaikan hartanya udah ngalahin gaji UMR setahun penuh.
Sky News, televisi Inggris, meliput langsung SD Shajareh Tayyibeh di kota Minab, Iran, yang hancur dibom AS-Israel pada 28 Feb. Sebanyak 168 siswa yang sedang belajar di ruang kelas pada 10.45 pagi waktu Iran, gugur dalam serangan itu.
Trump menandatangani PENYERAHAN TANPA SYARAT kepada Iran.
Selat Hormuz akan dibuka kembali.
Pasukan AS yang mengepung jalur pelayaran vital tersebut akan ditarik pulang.
Iran berhak mengembangkan program nuklir sipil.
Gencatan senjata total di seluruh lini, termasuk Lebanon dan Gaza.
Program rudal Iran tetap berjalan .
Sanksi terhadap Iran akan dicabut.
Pencairan dana dan asset milik Iran di seluruh dunia akan dilakukan secepatnya.
Iran telah membuktikan bahwa penutupan Selat Hormuz adalah senjata yang lebih mematikan dibandingkan hulu ledak nuklir.
๐