Eks Kapolda Jabar Peringatkan Pegi Setiawan Tak Usah Cari Aep, Justru Bisa Bahaya Dampaknya bagi Sang Kuli Bangunan, Katanya...: Kapolda Jabar tahun 2016-2017 memberikan peringatan untuk Pegi Setiawan agar tak usah mencari atau berurusan dengan saksi… https://t.co/B0CpKWawey
Pemerintah perlu betul2 mempertimbangkan suara publik ttg Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Kalau tdk ada kebijakan jaminan betul2 akan mendapat rumah dari Pemerintah bagi penabung, maka hitungan matematisnya memang tidak masuk akal. Misanya: Orang yg mendapat gaji Rp 5 jt/bln kalau menabung 30 thn dgn potongan sekitar 3%/bulan hanya akan sekitar Rp 100 jt. Utk sekarang pun Rp 100 jt takkan dpt rumah apalagi 30 tahun yg akan datang, ditambah bunganya sekali pun. Utk orang yg gajinya di atas Rp 10 jt pun dlm 30 tahun akan terkumpul hny sekita Rp 225 jt. Ini pun pd 30 tahun yg akan datang sulit dpt rumah. Sekarang pun sulit dpt rumah dgn uang Rp 225 jt. Ada pun orang yang gajinya Rp 15 jt misalnya lbh baik dibiarkan utk mengambil kredit perumahan (KPR) sendiri sejak sekarang ke Bank-bank Pemerintah. Mungkin jatuhnya malah lbh murah daripada menabung 3%/bulan. Apa ada kebijakan yg menjamin para penabung utm betul2 dpt rumah? Penjelasan ttg ini yg ditunggu publik.
MENGGIRING MARAH
.
.
.
Sebagian besar dari kita pernah sangat berharap bahwa UU Perampasan Aset Koruptor benar bisa diberlakukan. Tapi harapan itu pupus saat hampir semua fraksi di DPR tak beranjak ingin membuat tuntas RUU tersebut.
Kita marah pada perilaku banyak pejabat negara ini yang tanpa malu - malu maling duit negara. Lebih lagi, kita muak dengan aturan hukum yang ada manakala si pejabat divonis penjara tapi justru masih dapat perlakuan istimewa di penjara.
Sepakat ga weekend ini kita bahas kasus Vina dimana dugaan 3 org pelaku masih bebas dan ganti Indentitas...
Klau sepakat Retweet Dan Like...
Kita bantu tugas Polisi (^^)