Baru tau kalo mas-mas Tenue de Attire a.k.a Mas Rahman udah resign.
Doi bilang sedih, kecewa, dan sakit hati karena video konten yg dibuat selama hampir 3 tahun ditakedown sama pihak Tenue de Attire. Ada sih konten yg masih stay, tapi yg ada guest starnya aja, which is cover mukanya bukan Mas Rahman.
Mas Rahman bilang: mungkin mereka mau rebranding dengan wajah yg baru dan itu understandable, tapi doi ga expect kalo kontennya bakal semua ditakedown (ribuan konten).
Cuma pas liat ga ada lagi kontennya di sana doi kaya ngerasa sedih, karena Mas Rahman bangun akun itu sampai followersnya naik 300K++ dan sekarang semuanya gone.
Di akhir video Mas Rahman ngasih pesan buat brand-brand lain, kalo bisa jangan hapus video konten dan please support your content creator.
SUMPAH MARAH BANGET!!
Campak itu salah satu penyakit yang penularannya cepet banget, dengan 1 orang itu bisa menularkan ke 12-18 orang disekitarnya.
Masa penularannya juga lama, sejak 4 hari sebelum ruam merah muncul hingga 4 hari setelahnya, yang artinya kalau memang timeline sakitnya H-3 konser seperti di postingan, orang ini nonton konser dalam kondisi masih menularkan campak. Kebayang gak tuh seberapa banyak yang dia bisa tularin.
Seluruh dunia, termasuk Indonesia, sedang berusaha menekan penularan campak, kok bisa-bisanya ada yang kaya begini, gak habis pikir.
Dah cukup marah-marahnya.
Semoga bermanfaat 🙏
Poin pertama saja sudah sangat problematik. Belum lagi poin2 selanjutnya.
Orang ini nggak paham soal bahwa narasi biaya pribadi presiden itu justru menabrak prinsip tata kelola negara.
Klaim bahwa kelebihan biaya ditanggung oleh dana pribadi presiden itu secara etika birokrasi dan hukum tata negara adalah hal yg sangat problematis.
Ini blurs the line. Dalam administrasi publik modern, harus ada batas yang mutlak antara kekayaan pribadi pejabat (private wealth) dan operasional negara (public fund).
Saat presiden memakai duit pribadi untuk urusan kedinasan, hal ini justru merusak standarisasi penganggaran dan akuntabilitas.
Lalu bagaimana biaya2 dicatatkan dalam LKPP?
Apakah ini dikategorikan sebagai hibah pribadi kepada negara?
Jika iya, apakah sudah melalui prosedur penerimaan hibah yang sah agar tidak menimbulkan conflict of interest di kemudian hari?
Tidak perlu dibuat menggunakan AI, cukup unduh (download) lambang Garuda Pancasila di Wikimedia Commons melalui pranala berikut.
Mudah, cepat, dan gratis.
https://t.co/64PPKO639n
#intinyadeh akun DPD Gerindra DKI Jakarta ngepost event BYD yg hadirkan Diskoria, Lyodra, Yura Yunita.
Posternya diedit: logo & nama event dikateout, trus dikasih logo Gerindra, jd seolah diadain Gerindra.
BYD klarif: event gak ada afiliasi dgn partai.
Dikritik netizen.
(1/2)
Suku Korowai di Papua baru “ditemukan” dunia sekitar tahun 1970-an.
Sebelum itu? Mereka hidup tanpa tahu ada peradaban lain di luar hutan mereka.
Rumah mereka dibangun di atas pohon, ketinggian sampai 50 meter, setara gedung 15 lantai.
Populasinya sekitar 4.000 orang. Bahasa mereka unik, nggak mirip suku Papua mana pun.
Di antara jutaan manusia yang scroll medsos sekarang, ada ribuan orang yang hidupnya masih seperti ini.
Dan mereka baik-baik saja.
Mengajari hidup sehat ke teman sekelas anakku kelas 1SD di al azhar jogja
Bonus diajari cara pushup dan squat yang benar
Sejam yg bermanfaat.
semoga bisa ikutan ngegas ya
Izin memberikan sudut pandang lain.
Saat bekerja di RS sebagai dokter umum dan saat ini sebagai PPDS, tiba-tiba izin gak masuk itu memang sangat sulit, karena seringkali berhubungan dengan mencari orang yang mau dan bisa menggantikan secara mendadak. Beberapa kali ketika anak sakit, hanya istri yang menemani, dan saya harus ada di rumah sakit.
Namun penelitian sebenarnya menunjukkan bahwa menekan karyawan agar 'mengabaikan keluarga' demi kerja justru sering kontraproduktif jangka panjang. Efeknya tidak hanya ke keluarga, tapi juga bisa ke pekerjaan seperti kepuasan kerja rendah, burnout, dan turnover intention.
Selain itu, “istrinya ada di rumah, ayah tidak perlu ikut” juga bertentangan dengan bukti ilmiah tentang keterlibatan ayah di keluarga. Keterlibatan ayah yang aktif dalam pengasuhan anak berhubungan positif dengan perkembangan kognitif, emosional, sosial, dan akademik anak.
Memberikan ruang untuk urusan keluarga mendesak, misalnya anak sakit, disertai dengan perencanaan matang justru berpotensi meningkatkan loyalitas, psychological safety, dan performa jangka panjang.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
-Work-Family Conflict Impact on Psychological Safety and Psychological Well-Being.
-A meta-analysis of work-family conflict and various outcomes with a special emphasis on cross-domain versus matching-domain relations
Chef Juna lagi disorot gara2 bilang SDM orang Indonesia itu manja. Dia ngasih contoh perilaku stafnya di area profesional kitchen,
Menurut Juna, ada staf Chef de Partie (CDP) yg tiba2 izin gak masuk karena anaknya sakit,
Juna bilang, "Call me heartless. Yang sakit kan anaknya. Istrinya ada di rumah. Terus ngapain kamu ikut-ikutan di rumah? Emang kamu ikutan di rumah anak kamu sembuh gitu, tiba-tiba zeng gitu, sembuh gitu. Kalau pintar masuk."
Juna bilang seharusnya stafnya tetap masuk karena anak sakit butuh biaya pengobatan. Sedangkan, izin kayak gitu gak masuk cuti & biasanya potong gaji.
Juna juga memastikan stafnya merasakan "neraka" saat masuk kerja lagi. Tapi, Juna menekankan itu ia lakukan karena di kitchen setiap orang udah punya tugasnya masing2,
Stratup pertanian yg gagal:
- TaniHub
- Crowde
- eFishery
- Aruna
- Chilibeli
- Brambang
- Bananas
- Pitik Digital
- Dan masih banyak lagi
Tingkat kegagalan startup pertanian cukup besar, dikarenakan tantangannya lebih berat dan kompleks.
Begini penyebabnya: