Hidup ini cuma sekali. Seperti matahari yang tak pernah mengulang pagi yang sama. Tapi mengapa di satu-satunya kesempatan bernapas ini, hatiku justru memilih kamu, yang jaraknya seperti cakrawala. Terlihat dekat, namun tak pernah bisa digapai.
Kamu adalah kitab yang tak boleh kubaca sampai akhir, namun setiap halamannya terlanjur kuhafal. Adalah rumah yang lampunya selalu menyala, tapi pintunya tak pernah bernama namaku.
Rasa ini seperti laut yang memeluk pantai, datang dan pergi tanpa pernah benar-benar memiliki. Seperti hujan yang jatuh di atap rumah orang lain, derasnya milikku,
teduhnya bukan untukku.
Jujur-jujuran aja, menurutku, juri di Indonesia's got Talent kayak Reza Arap & Rossa itu nggak ada gunanya. Denny Sumargo juga sama aja nggak ada gunanya.
Soalnya yang ada gunanya cuma Ivan Gunawan.