INI BUKAN SEKEDAR KLARIFIKASI TAPI INI ADALAH DRAMA.
Wajah Tanpa Dosa itu sedang dipoles lagi. Senyumnya dibuat tulus, nadanya dibuat merendah, kalimatnya dibuat seolah-olah dia korban keadaan. Padahal yang dia tutupi adalah kebohongan yang ditumpuk dengan cerita bohong yang lain.
Di video itu, dia bercerita soal dua anaknya, Barbarosa dan lain-lain, seolah-olah dia dan keluarganya bekerja tanpa gaji selama 3-4 bulan demi BP Haji yang belum punya apa-apa.
Seolah-olah BP Haji itu berdiri dari NOL. Seolah-olah tidak ada kantor, tidak ada struktur, tidak ada staf, tidak ada yang membantu. Seolah-olah dia memulai semuanya dari tanah kosong dengan tangan kosong.
Padahal faktanya telanjang:
Kementerian Haji itu TIDAK berdiri dari NOL.
Dia tidak lahir dari ruang hampa. Dia adalah pecahan dari Kementerian Agama yang sudah terorganisir rapi dari pusat sampai daerah.
Dari dulu, urusan haji sudah punya:
โข Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah di pusat
โข Kanwil Kemenag di provinsi
โข Kankemenag di kabupaten/kota
โข KUA sampai ke kecamatan
โข Petugas, data jemaah, sistem antrean, asrama haji, embarkasi, hingga jaringan petugas di Arab Saudi
Struktur itu bukan baru kemarin sore dibuat. Itu sudah berjalan puluhan tahun, dibiayai APBN, diisi ribuan ASN yang paham medan.
DIA MENKEU LHOOOOH.... ๐คฃ๐คฃ๐คฃ๐ญ
Kata Suahasil, kondisi Rupiah kita saat ini mencerminkan kondisi perekonomian kita!!!๐ญ
Suahasil ngomong itu blak-blakan di depan jurnalis Bloomberg (kecele sama pertanyaan)!!!
Jelas aja jurnalisnya kaget dengar jawaban Sua dan langsung bombardir dgn banyak pertanyaan!!
Ustadz Revolusi Indonesia
Jika semua ulama seperti ini maka 10 tahun kedepan Indonesia akan menjadi negara maju.
Tapi sayangnya ulama kita banyak yang seperti ulama ono
Parlemen Malaysia pakai bahasa Jawa, berharap si RAJA OMON-OMON PRABOWO paham. Hanya sakit yang tak kunjung sembuh yg buat si RAJA OMON-OMON PRABOWO sadar kesalahannya.
SKAKMAT SYAHGANDA! MAHASISWA BICARA, PEMERINTAH HARUS BERCERMIN!
Ketika kebijakan pemerintah dipertanyakan, rakyat berhak mendapat jawaban, bukan sekadar janji dan pencitraan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyangkut kepentingan jutaan anak harus dievaluasi secara terbuka: apakah pelaksanaannya benar-benar menjawab kebutuhan rakyat, tepat sasaran, dan sebanding dengan anggaran yang digelontorkan?
Demokrasi bukan soal siapa yang paling berkuasa, melainkan siapa yang berani mempertanggungjawabkan kebijakannya.
Aku aja yg gak salah serasa dimarahin dokter tirta wkwkw,
Semprot dok mereka biar faham wkwkwkโ
Ini bukan lagi masalah konflik horizontal tapi masalah kesehatan dan keselamatan rakyat๐
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan menyebut Presiden Prabowo menyetujui kajian DEN yang menyebut korupsi hanya sebatas praktik suap, tidak meliputi unsur kerugian negara, Selasa (20/10/2026).
Ia mengatakan kajian itu dibuat dengan berlandaskan pada United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) atau Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Melawan Korupsi yang diratifikasi Indonesia lewat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2006.
"Presiden juga setuju dengan kajian yang dibuat oleh tim dari Dewan Ekonomi Nasional mengenai definisi korupsi, karena itu penting untuk supaya masalah penanganan korupsi di Indonesia itu berstandar internasional,โ kata Luhut di Istana Negara.
Luhut menyebut Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memasukkan kerugian keuangan negara ke dalam kategori korupsi.ย
Menurutnya, penerapan unsur kerugian keuangan negara dalam suatu tindak pidana korupsi memberatkan sektor bisnis, tak terkecuali BPI Danantara yang membawahi BUMN-BUMN di Indonesia.ย
Simak videonya berikut ini!
Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Penulis Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Abba Gabrillin
~NJ #news #luhutbinsarpanjaitan #prabowosubianto #korupsi #kerugiannegara
dpr malaysia :
"cuma telepon presiden tidak cukup, we need do more"
Emang ga cukup telepon, orang rakyatnya demo berkali-kali aja ga pernah didenger malah nuduh mereka dibayar koruptor๐ญ๐ญ