Banyak gen z yang ngerasa gagal, padahal ini realita 'berhasil' yang baru:
- Mustahil beli rumah di usia 20-an tanpa bantuan ortu atau "luck".
- Kebanyakan pembeli rumah pertama sekarang di atas usia 35-an, itu juga daerah pinggir banget.
- Punya 100juta pertama "lebih" realistis ketika mendekati usia 40an karena beban hidup (sandwich gen).
Ini bukan salah jajan kopi susu, tapi karena beban ekonomi yg lebih berat. Lo gak gagal, lo lagi main di level legendary mode.
Secara sistematis, bertahan hidup aja udah jadi sebuah pencapaian. You are doing great!
Dulu ada laki2 bercerita soal gaji 3 juta, lalu direndahkan sampai serendah2nya kalau uang sgtu cma untuk perawatan hewan-nya.
Hari ini ada suami bercerita kalau istrinya menggunakan pinjol 300 juta, tapi tetap mendapatkan reaksi jelek krna mau berpisah.
Laki2 katanya jangan suka menyimpan dan menahan emosi dalam dirinya. Harus berani bercerita apa yang dia rasakan.
Tapi ketika laki2 bercerita…dia tetap disalahkan walaupun dia benar.
Sudah benar laki2 jangan bercerita apapun di sosmed.
Sampe hari ini masih belum faham sama konsep lapor pajak.
Kita yang kerja, lembur, dikejar deadline, digibahin temen sekantor, umpel-umpelan dikereta, kita yang bayar, kita juga yang disuruh laporan.
Harusnya kan kita yang dikasih laporan dikemanain aja itu duit pajaknya.
Emang udah paling worth itu beli mobil bekas sih paman, meski tahun agak tua sedikit beberapa tahun kebelakang, tetapi dari sisi kalkulasi masih tergolong manusiawi
Gapercaya? Yang beli mobil baru secara cash, coba cek sendiri aja deh di faktur mobil masing², pasti harga yang tercantum di faktur & nominal uang yang dikeluarin beda
Semisal harga 200 sekian juta, di faktur biasanya tertulis 100 sekian jutaan, sisanya buat pajak dll padahal dari pabriknya & dealernya sendiri juga tentu udah bayar pajak ke pemerintah kan yah, kenapa kastemer juga dipajakin😂
Belom lagi kalo ngomongin biaya servis, perawatan dll pasti ada PPN juga kan
Gongnya apa? Yak, bayar PKB masih kena opsen dll, hahahaha
🚨 Indonesia punya masalah besar di dunia kerja.
Upah rendah, PHK masif, mayoritas pekerja tanpa kontrak, dan kebijakan lebih berpihak pada investor.
Tapi solusi sebenarnya ada. Mari kita bahas. (a Thread) 👇
Untuk adik-adikku Gen Z yang luar biasa.
Kalau dulu, umur 30 ayah ibumu udah bisa bangun rumah. Sekarang kamu umur 30 masih ngekos atau ngontrak.
Ingat ini Usahanya sama, tapi memang ekonominya yang beda.
Dulu ibumu bisa besarin tiga anak tanpa kuliah. Kamu sekarang udah sarjana, kerja sambilan sana-sini, tetap ngos-ngosan buat bertahan hidup.
Dulu ibu belanja untuk kebutuhan seminggu cukup gaji bapak sehari. Sekarang kamu kerja dua tempat, keranjang belanja masih setengah isi.
Ini bukan karena kamu males atau kurang kerja keras. Permainannya memang udah berubah.
Jangan bandingin dirimu sama orang tua dulu. Mereka main di level berbeda. Kamu main di level expert, lawan hidupmu itu sungguh dahsyat, inflasi, ekonomi digital, dan dunia yang nggak pernah tidur.
Kamu tidak gagal. Garis start-nya yang memang geser, aturannya yang berubah. Kamu masih bertahan di dalam permainan.
Jadi stop rasa bersalah, stop ngerasa malu. Kamu nggak terlambat. Kamu lagi bangun sesuatu di tekanan yang generasi sebelum kamu dulu nggak pernah hadapi.
Terus jalan.
Kamu nggak rusak.
Kamu cuma lagi membangun
di dunia yang beda.