Gw baru dapet insight yg lumayan nampar dari seorang psikiater.
Kalau lo ngerasa punya pattern kayak gini:
โข Gampang banget baper
โข Refleks menyendiri/ngilang pas lagi stres
โข Perfeksionis parah, TAPI di saat yang sama hobi banget nunda kerjaan...๏ฟผ
WA dari kakakku.
Malam. Jam 9 lewat.
"HP istrimu Android, kan?"
"Iya. Kenapa?"
"Buka Settings. Cari Safety & emergency."
"Terus?"
"Isi kontak darurat dan informasi medis."
Aku ketawa kecil.
"Memangnya sepenting itu?"
Dia tidak menjawab.
Cuma mengirim satu screenshot.
Setelah kulihat, aku langsung ambil HP istriku.
kadang orang yg dikit2 takut/malu untuk nyoba bukan krn nggak capable, tapi krn terbiasa tumbuh dalam mode survival, jadi lebih baik cari aman ajaa gitu. definitely its not them to blame sih, blame the system and unequal access...
Kalau ada 1 hari yang bisa ngubah hidup, itu Hari Arafah.
Ini ada list doa yg bisa kamu panjatkan Semoga hajat kita semua diijabah Allah. Bismillah ๐ค
Melihat situasi darurat seperti gigitan hewan berbisa tentu membuat panik dan niat baik serta tindakan cepat dari orang-orang di sekitar korban dalam video tersebut sangat patut diapresiasi. Namun, dari kacamata medis, ada beberapa miskonsepsi yang perlu diluruskan agar penanganannya aman dan tepat.
Pertolongan Pertama pada Gigitan Cobra: Mitos vs Fakta Medis
Kepanikan saat melihat teman tergigit hewan berbisa (seperti ular atau serangga beracun) itu sangat wajar. Tindakan cepat kawan-kawan di video ini patut diacungi jempol! Namun, yuk kita bedah penanganannya dari sisi medis agar kita semua lebih siap jika menghadapi situasi serupa.
โ YANG SUDAH TEPAT: Imobilisasi (Pembidaian)
Tindakan membalut tangan dengan perban dan kayu (bidai) adalah langkah yang BENAR. Ini disebut teknik pressure immobilization. Tujuannya agar otot di area yang tergigit tidak bergerak. Kenapa? Karena racun menyebar melalui kelenjar getah bening yang terpompa oleh pergerakan otot. Semakin diam, semakin lambat racun menyebar.
โ MITOS YANG HARUS DILURUSKAN: Air Kelapa Menetralkan Racun. Di sinilah kita harus hati-hati, air kelapa muda TIDAK BISA menetralkan racun atau bisa di dalam darah. Air kelapa memang juara untuk menggantikan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi, tapi ia bukanlah penawar racun (antivenom). Mengandalkan air kelapa saja untuk gigitan berbisa bisa berakibat fatal.
Tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan air kelapa mampu menetralisir bisa ular Kobra. Racun Kobra (Naja spp.) adalah campuran kompleks protein, enzim, dan toksin yang bekerja secara sistemik terutama sebagai neurotoksin (menyerang sistem saraf) dan sitotoksin (merusak jaringan sel). Kandungan dalam air kelapa tidak memiliki mekanisme biokimia apapun untuk menghambat atau menetralisir toksin tersebut.
Hingga saat ini, satu-satunya pengobatan yang terbukti efektif untuk keracunan bisa ular adalah terapi antivenom.
Penelitian tentang netralisasi bisa Kobra (Naja atra) yang dipublikasikan di jurnal ilmiah menunjukkan bahwa antivenom monovalen spesifik Naja atra pada konsentrasi 0,75 U/mL mampu secara signifikan mengatasi efek neurotoksik dan miotoksik dari bisa ular tersebut sesuatu yang jelas tidak bisa dilakukan oleh air kelapa.
Izin memberikan info mengenai pertolongan pertama bila terkena air keras.
Air keras itu kalau terkena tubuh termasuk ke dalam acid and chemical burn. Beberapa hal yang dapat kita lakukan antara lain:
- Lepaskan semua pakaian atau benda yang terkena zat kimia tersebut, bila memungkinkan
- Singkirkan bila ada zat kimia kering dari kulit
- Berikan air yang banyak atau air mengalir ke area yang terkena zat kimia selama 1 jam terus menerus
- JANGAN berikan apapun, termasuk krim atau zat kimia lain, ke area tubuh yang terkena air keras
-Segera bawa ke RS terdekat agar segera mendapatkan penanganan memadai
Semoga bermanfaat.
Sumber: NHS
Dispatch mengungkap detail kronologi penggelapan pajak yang diduga dilakukan oleh #ChaEunWoo dan keluarganya
Intinya :
Cha Eun Woo diduga menghindari pajak dengan memakai perusahaan keluarga (ibu dan ayah sebagai pengurus). Perusahaan ini beberapa kali ganti nama dan bentuk, tapi tujuannya sama: mengelola kegiatan dan aset Cha Eun Woo.
Lewat perusahaan itu, penghasilan pribadinya dialihkan ke perusahaan supaya pajaknya lebih kecil (pajak perusahaan lebih rendah daripada pajak pribadi). Diduga pajak yang kurang dibayar sekitar 20 miliar won.
Dulu agensinya sempat bermasalah, tapi Cha Eun Woo tetep memperpanjang kontrak dengan Fantagio dan menerima bayaran besar. Karena itu, kantor pajak menilai tidak ada alasan sah baginya menerima bayaran lewat perusahaan keluarga, dan itulah sebabnya ia ditagih pajak besar.
https://t.co/zua6WstZ5T
Congrats...
Di luar negeri hal baik selalu di apresiasi.
Di Indonesia yang busuk-busuk yang dapat apresiasi
1. Duta Pancasila ( Karena Ga Hapal Pancasila)
2. Duta lalu lintas ( Karena melanggar lalulintas)
3. Duta Narkoba ( karena make Narkoba)
4. Duta Judi ( Karena Promoin Judol)
5. Bentar Lagi ada duta Ani-Ani
Alright, let me give this article for the umpteenth time. I will never get tired of sharing this if itโs about the rape that happened during the 98 tragedy. Happy reading and this is pretty disgusting; https://t.co/v9nVRD4Ew6
Stop kasih uang ke pengemis yg bawa anak di Semarang yah.
Ini sindikasi.
Pengemisยฒ ini sewa anakยฒ dari keluarga yg memang menyewakan anaknya.
Dari Rp60 ribu smpai Rp80 ribu per hari.
Makin bayi makin mahal.
Kalau bayinya rewel, digerusin pil koplo biar "mabok" dan diem.
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. ๐ฉท