@haifainayah Justru itu ukuran suksesnya mungkin. Banyak orang bahkan tidak sadar siapa Seskab-nya, karena yang terlihat publik seharusnya Presiden dan kebijakannya, bukan orang yang mengatur di belakang panggung.
kok gak ada wajib bisa foto/video, ngedit video, menganalisa trend sosmed, handle sosmed, bikin content plan, membuat 50 konten dalam sehari, copywriting, bisa sketch up, figma, affinity, blender, 3ds max is a PLUS
coy udah presiden gw wowok, idup gw masih paycheck to paycheck, usia produktif gw direnggut pandemi, trus skrg timeline isinya isu ww3 ama kiamat muluuuu gw bener bener takut ga kebagian bermasadepan dengan damai bersama keluarga kecil gw yg penuh cinta demi allah
@intertwoned Iya Rahman aka mas-mas Tenue cabut. Kadang kantor gak mau kasih gaji dan benefit sesuai performa karyawan, penginnya murah terus.
Padahal, kita sudah kasih yang luar biasa. Kantor juga untung besar. Kalau kek gitu sih emang waktunya say goodbye.
Dear algorithm X, I don’t want to read any news from Indonesia government for now, pls recommend me less of it.
I’m sick of ‘em and need time for recovery to read all those bad news again. Thx.
@KangManto123 Mukanya kyk pemeran antagonis2 pemerintahan di film zombie yg ngerahasiain cure trs ngambil keputusan nirempati buat ngehancurin warga2nya
ICW bongkar MBG.
Program Makan Bergizi Gratis yang katanya demi anak-anak, ternyata dapurnya dikelola yayasan-yayasan dengan afiliasi politik, bisnis, birokrasi, militer, sampai relawan kampanye Pilpres 2024.
Angkanya bukan recehan:
• 28 yayasan terafiliasi partai politik
• 18 yayasan terafiliasi pebisnis/swasta
• Sisanya nyambung ke birokrasi, aparat, dan tim sukses
Dan juaranya?
Gerindra paling banyak.
Disusul PKS dan PAN.
Bonus round: ada 4 anggota legislatif aktif ikut nimbrung.
Lebih bonus lagi: ada nama yang pernah tersangkut kasus korupsi.
Jadi pertanyaannya sederhana, tapi bikin panas:
Ini program gizi anak…
atau program bagi-bagi akses APBN dengan baju amal?
Kalau dapur umum diisi kepentingan politik, yang kenyang siapa?
Anaknya, atau jejaring kekuasaannya?