Koruptor dari ordal Institusi kejagung tidak boleh pake rompi tahanan, karena bisa memalukan institusi itu sendiri
Lalu buat apa adanya penegakkan dan hukum jera?
Kalau perlakuannya pilih kasih, tebang pilih mentang2 mantan anggota sendiri
Pengendara Motor Pecahkan Kaca Bus Primajasa di Pamanukan, diduga karena tidak Terima dipepet. Aksi ini terjadi di Pamanukan, Subang
Merasa jalurnya terpepet seorang pengendara motor yang membonceng istri dan anaknya nekat merusak kaca depan dan kaca samping bus hingga pecah diduga karena tersulut emosi. Seusai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri.
Bus yang mengalami kerusakan kemudian menuju Polsek Pamanukan untuk membuat laporan polisi. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Satpam ditemukan meninggal dengan tangan terborgol dan mulut dilakban di bendungan Jatijajar, diduga sebelum meninggal menegur aksi Vandalisme dilihat dari status terakhir WA
Video Sahila gadis berusia 10 tahun asal aceh, yang jadi korban kebusukan tetangganya sendiri, yang merupakan ayah dari temannya. dia diperkosa, dimu7ilasi, lalu jasadnya dikubur 350 meter dari rumahnya. saat ditemukan, jasadnya dalam kondisi rusak, sebab sudah 10 hari telah berlalu, hal itu yang buat keluarga jauh lebih terpukul.
sudah 86 hari berlalu sejak korban dinyatakan hilang, tetapi pelaku belum dapat vonis sampai sekarang, keluarga korban sangat kecewa atas keterlambatan pihak kepolisian atas kasus ini.
semoga pelaku dihukum seberat²nya!!!
Tangis histeris Supiah pecah di hadapan anggota Komisi III DPR RI saat mengadukan dugaan aksi kriminalisasi dan pemerasan yang menimpa suaminya, Hartono, seorang pedagang bensin eceran asal Kabupaten Way Kanan, Lampung. Dalam audiensi yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026),
Tim kuasa hukum mengungkapkan bahwa Hartono ditangkap anggota Polsek Pakuan Ratu atas sangkaan menimbun BBM usai mendapati 25 jeriken bensin di rumahnya, padahal pasokan itu dijual kembali secara eceran demi membantu warga desa yang jauh dari SPBU dengan keuntungan tipis Rp1.000 per liter.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu, dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #PedagangBensinEceran #WayKanan #Lampung #DPRRI #KomisiIIIDPR #DugaanPemerasan #PolresWayKanan
Ini dia pelakunya.
Guru yang tega bawa muridnya sendiri, kelas 2 SD, yatim piatu, buat di sdm suaminya.
Sumpah abis baca berita ini dada jadi sesek luar biasa. Ga habis pikir ada manusia sekeji ini. Orang yang harusnya jadi tempat anak merasa aman malah jadi pihak yang ngehancurin hidupnya.
Btw, sampe siang ini warga Tanjung Balai masih demo depan polres tempat pelaku diamankan. Semoga dua lucknud ini dihukum seberat-beratnya, dan si adik dpt pendampingan psikologis terbaik 💔🥺
Miris banget‼️
Seorang satpam ditemukan tenggelam di waduk dengan keadaan kaki tangan terikat(?)
Bahkan sampai detik ini belum ditemukan motif dan pelaku penenggelaman satpam tsb.
Nyawa manusia seolah tak lagi berharga 🥹🥹
Andi Tendri Walinonong ketua DPRD kabupaten Bone dari partai @Gerindra
Melempar kue,menyiramkan air melemparkan botol kewajah staf sekretariat DPRD bernama Yuli Nofita Sari.
22 juli 2026.
Kalian tau berita ini gak???
Alm profesinya satpam, kaki tangannya di ikat di ceburin ke waduk. Yg gue baca dugaannya krn bubarin pemuda yg lagi nongkrong sampe larut malam 🥺
Orang dalam lingkaran merah disamping AK mantan pengacara Roy itu adalah kader PDIP asal NTT, teman baiknya Hugo Pareira asal Flores - NTT juga tapi dapil Jabar.
PDIP sumber kisruh Ijazah Jokowi
Penampakan eks Jampidsus Febrie Adriansyah saat resmi ditahan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung langsung memicu gelombang sorotan publik. Alih-alih mengenakan rompi tahanan bertuliskan 'Tersangka' dan diborgol seperti tersangka korupsi pada umumnya, Febrie justru melenggang santai memakai baju batik rapi tanpa atribut tahanan sama sekali.
Di hadapan awak media, Febrie secara terbuka menuding penahanan dirinya sebagai bentuk "kriminalisasi". Dengan nada percaya diri, ia berargumen bahwa alat bukti yang diajukan penyidik belum cukup dan tidak sesuai dengan prosedur baku yang biasa ia jalankan semasa memimpin Gedung Bundar.
Pemandangan ini mempertegas dugaan kuat publik soal special treatment atau perlakuan istimewa bagi oknum pejabat tinggi. Di saat rakyat biasa langsung digelandang dengan rompi oranye dan tangan terikat, seorang mantan pimpinan penegak hukum yang terseret skandal korupsi dan TPPU justru masih diberikan panggung untuk bersuara dan tampil 'necis' saat akan dimasukkan ke mobil tahanan.
Meskipun penahanan resmi akhirnya dilakukan, gestur dan keistimewaan yang dipertontonkan ini menjadi catatan kritis bagi Kejaksaan Agung. Hukum tidak boleh pandang bulu apalagi memberikan karpet merah kepada mantan petingginya sendiri. Kawal ketat proses persidangannya agar tidak berujung pada sandiwara hukum.
Video : metro tv
Bali Jadi Budak Bule?
Diduga Nolak WNI yang Mau Gabung, Cuma Terima WNA
Komunitas lari di Canggu, Kabupaten Badung, Bali, disorot usai hanya memperbolehkan Warga Negara Asing (WNA) mengikuti kegiatan lari tersebut. Sementara itu, warga lokal yang ingin berpartisipasi ditolak atau tidak diperbolehkan.
Polemik ini ramai dibahas di media sosial dan viral karena dianggap tindakan komunitas itu rasis dan diskriminatif. Masalah ini juga mendapat komentar dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Bali, Ni Luh Djelantik.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ni Luh meminta aparat penegak hukum, termasuk Imigrasi dan kepolisian, untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyoroti polemik komunitas lari "Entourage Run" di Canggu, Bali, yang diduga membatasi partisipasi hanya untuk warga negara asing (WNA) dan tidak memperbolehkan warga negara Indonesia (WNI) ikut serta.
Rieke menilai eksklusivitas di ruang publik tidak boleh terjadi. Ia menegaskan jalan, pantai, dan fasilitas umum merupakan ruang bersama yang dapat diakses seluruh masyarakat.
Selain aspek ruang publik, Rieke juga menyoroti sisi keimigrasian. Sebagai mitra Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Komisi XIII DPR meminta adanya pengawasan terhadap aktivitas WNA yang berada di Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan Polres Badung telah diterjunkan untuk melakukan penyelidikan terkait aktivitas komunitas tersebut.
Polisi kok melanggar aturan berlalu lintas , ditegur ngamuk, gentian rakyat yang melanggar langsung ditilang .
Usaha besar polisi Runtuh hanya karena ulah oknum seperti ini, tapi Herannya suka dilindungi. Padahal kalo dihukum rakyat pasti kasih Apresiasi
Keluarga Korban Penembakan menuntut Pertanggungjawaban dari Keluarga OPM, dan mengancam akan membuat perhitungan
OPM untuk Kemerdekaan Papua itu omong kosong! Mereka adalah musuh Orang Asli Papua yang sesungguhnya