🔴 Breaking News:
Inilah 12 Aspirasi Tugas yang Dituntut Oleh Masyarakat Untuk Segera Ditindak Lanjuti oleh Para Karyawan Rakyat di DPR.
Deadline 05 September 2025.
Segera Putuskan meski tengah Malam Sekalipun.
#12AsprasiRakyatHargaMati
Buntut cari muka naikin pajak 250% Sudewo bupati pati dituntut lengser oleh pemilih nya sendiri.
Ente jan belagak niruin eks Walkot solo yang naikin pajak 400%
Bukan lepelnya..
Sakit ga sakit tetap bayar.
Tapi pas benar-benar sakit, malah dibatasi waktu sembuhnya.
BPJS ini bukan program main-main. Ini iuran rakyat, bukan santunan belas kasihan.
Kalau peserta wajib disiplin bayar,
maka negara juga wajib disiplin melayani.
@prabowo, suara rakyat seperti ini jangan dibiarkan menggema sendiri.
Berikut caption terkait Job Fair ya teh🙏
Kemarin saya sedih sekali.
Di job fair Kabupaten Bekasi, kuotanya hanya ribuan, tapi yang datang puluhan ribu. Anak-anak kita berdesakan, saling injak, bahkan sampai baku hantam dan ada yang pingsan.
Sudah 2025 masih ada persekusi seperti ini?
Ampun po, ini negara hukum atau negara preman?
Sama FPI berani knp sama Grib kalian takut?🤦
@DivHumas_Polri@ListyoSigitP
Ngatain Ormas Grib, Pria di Kudus Langsung Didatangi Anak Buah Hercules.
Nemu kalimat bagus
"Jika pemerintah lebih sibuk mengamankan kekuasaanya daripada mensejahterakan rakyat, maka itu bukan pemerintahan, melainkan penindasan baru."
- H.O.S. Tjokroaminoto
Nie knp gw jd respek ama menteri yang kabarnya orangnya pengusahan Haji Isam ini yak? Kmrn gercep, eksekusi di tempat pengusaha yang curang takaran Minyakita, pdhl seharusnya menteri lain. Bicaranya kek dari hati.
Ato ada data lain mengenai menteri ini?
Prabowo Cek APBN Ternyata......
Presiden Prabowo Subianto ternyata menemukan hal mengejutkan saat mengecek Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Pengecekan ini dilakukan dalam rangka memangkas anggaran sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.
https://t.co/OHaL8l81sB
Aksi polisi Patwal yang bersikap arogan saat mengawal mobil berpelat RI 36 viral di media sosial. Korlantas Polri melalui Dirgakkum Brigjen Pol Raden Slamet Santoso menegaskan, tindakan seperti itu tidak dibenarkan dan akan ditelusuri lebih lanjut.
🎙️ "Pengawalan harus dilakukan dengan profesional, tidak arogan," tegasnya. Sejauh ini, Korlantas belum menerima laporan resmi, namun memastikan akan mengambil langkah tegas jika ada pelanggaran.
Publik pun bertanya-tanya siapakah sosok pejabat yang menggunakan mobil dinas Lexus berpelat RI 36 tersebut.
Selain Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pun juga diduga sebagai sosok pemilik pelat mobil RI 36 yang viral di media sosial tersebut.
Namun, keduanya membantah, secara singkat Meutya mengatakan jika ia mendapat pelat nomor RI 22 sedangkan Nusron mengatakan dirinya mendapat pelat nomor RI 26 dari Kementerian Sekretariat Negara saat dilantik menjadi Menteri ATR.
🎙️ "Mohon maaf atas prasangka buruk tanpa tabayyun atas komentar netizen yang viral di media atau sosmed sehingga menimbulkan salah paham. Pelat nomor yang kami terima dari Sekretariat Negara RI 26," kata Nusron melalui akun media sosial Instagramnya @nusronwahid, Jumat (10/1/2025).
⚠️🔎 Menariknya, hasil penelusuran terbaru https://t.co/yiz9ebKUgG di lingkungan Kementerian mengungkap bahwa mobil dinas Lexus berpelat RI 36 diduga digunakan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.
Bagaimana menurut kawan inilah soal isu ini? Haruskah pengawalan pejabat dievaluasi? 💬👇
#BeritaViral #RI36 #Patwal #Korlantas #RaffiAhmad #EtikaBerkendara