kemarin malam pas gue lagi sama nyokap,
tiba2 ia ngomong "kok WA papah gak bisa di chat yah?". terus gue bingung, "hah?
maksudnya? aku gak tau sih mah,
soalnya aku terakhir ngechat papa 2 tahun lalu".
karena gue penasaran, gue pinjemlah HP nyokap buat ngecek WA nya bokap yang katanya gak bisa di chat. dan bener, WA bokap udah gak bisa di chat..
Tapi bukan itu yang bikin sedih,
yang bikin sedih adalah ternyata nyokap gue masih rutin WA bokap, setelah 2 tahun berlalu sejak bokap meninggal
cc:threadsatriandhika14
apa moment yg membuatmu merasa, "ahhh finally inilah yg aku mau dan akhirnya aku dapatkan". I'll go first, waktu itu lagi antri di kasir mau bayar skincare yg kubeli, trus nengok ke belakang lihat suami dan anakku duduk anteng nungguin. no sight eye, no marah2, hanya sabar nunggu aku pilih2 skincare dan antri bayar. terimakasih ya Allah udah dikasih keluarga yg pengertian🥹🫶🏻
cc:threads
Bos Chinese gua gini. Kata senior sih "Biar ga ada bukti dia abis ngomong apa. Klo something goes south, yang kena full di elu"
Selalu document apa yang dibilang bos di chat guys. Ulangi yang dia bilang dengan kedok "konfirmasi"
Allah is soooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo kind love him so muchhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
PLIZZZ ini kenapa enak bangetttt😭ini alfa/indomaret ga ada niatan buat nyetok cemilan ini kah? capek banget tiap pengen harus beli online dan nungguin datengnya😭🤌🏻
Mau nangis di kereta karena pengalaman pertama buka puasa di kereta. Kereta berhenti, masinis ngabarin udah adzan dan penumpang dipersilakan makan dan minum dulu, terus segerbong nawarin makanan. Seneng deh masih ketemu ramadhan 🥹🥹🥹
Mbah Sukiman, lansia sebatang kara Hanya Mampu Makan Nasi Pakai Kecap.
Mbah Sukiman Diupah Setahun Sekali Demi bisa makan nasi pakai kecap, Mbah 81 tahun ini jadi pengurus ternak tetangganya. Setiap hari ia harus mencari rumput,membersihkan kotoran sapi, dan juga memberi makan sapi setiap sore dan pagi. Dengan kondisi tubuh yang sudah bungkuk, mbah harus kuat membawa tumpukan rumput yang ia ambil dari kebun. Bahkan seringkali mbah terjatuh karena tersandung dan tidak kuat menahan beban yang ia bawa. Meski punggung, pinggang, dan kakinya terasa nyeri, mbah tidak bisa berhenti jika ingin perut kosongnya bisa terisi makanan. Mbah Sukiman jarang sekali memegang uang. Sebagai pengurus ternak, beliau baru dibayar jika ada sapi yang terjual. Biasanya mbah dibayar setahun sekali. Dalam setahun paling uang yang beliau dapat hanya satu juta rupiah, itu berarti jatah makan mbah perharinya tak lebih dari Rp3.000/hari.