🚨 FOR YOUR INFORMATION 🚨
Mas Tri Purnomo Aji – membuat website untuk memantau langsung real time status gunung dan sebaran abu vulkaniknya! 😮
Beneran useful banget! Karena kalian bisa cek perkiraannyaa sampai 18 jam ke depan! ⏳️
webnya gratis buat cek abu vulkanik dari gunung yang lagi siaga di Indonesia.
Tinggal buka, gak perlu install apa-apa.
Yang bisa dicek: gunung mana aja yang statusnya siaga sekarang, abunya lagi ke arah mana, dan yang paling penting, kota tempat mu tinggal bakal kelewatan abu apa engga, dari sekarang sampe 18 jam ke depan‼️
Datanya diambil langsung dari lembaga resmi yang tugasnya emang mantau abu vulkanik buat keselamatan penerbangan dunia, bukan dari grup WA atau kabar burung.
Sumber yang sama yang dipake maskapai buat nentuin rute pesawat.
Cara pakenya gampang: buka web-nya, pilih gunung yang siaga, ketik nama kota mu (atau tinggal izinin lokasi HP). Langsung keliatan hasilnya, aman atau kena, plus jaraknya berapa km.
Websitenya:
https://t.co/wlqvTeJTpx
Website kedua yang dibuat beliau adalah:
https://t.co/LZLbiv9ErB
buat ngecek intensitas gas SO2 yang ada di wilayah kalian! 😮✨️
BIG W FOR WNI‼️
Respect and credit ofc for Mas Tri 🙏🏻✨️
*shared with permission 🤞🏻
Gue makan gorengan tiap hari. Kopi manis pagi siang.
Mie instan jam 11 malam. Tidur berantakan, sering ketiduran di sofa depan TV.
Istri gue kebalikannya. Makan sayur. Rutin olahraga. Tidur teratur. Waktu cek kesehatan bareng, gue pikir gue yang bakal kena tegur.
Tapi yang diminta duduk lebih lama sama dokter...
bukan gue.
Istri gue. Dan gue bingung.
Tapi dokter engga.
yaa iyalah, beliau kan baca hasil lab. Bukan baca emosional
cara parenting ibu Kenkulus (Chika):
- cemilan buatan sendiri,
- tidak kenal jajan sembarangan
- jam 8 malam sudah tidur, bangun jam 3.30 pagi karena hormon pertumbuhan terbesar saat malam
- kenalkan buku sejak lahir, latih 7 sistem sensori
- libatkan Ken di kegiatan sehari-hari
- Tidak langsung benarkan jawaban anak
- biarkan berimajinasi dulu, baru arahkan
- Kenalkan kegagalan sejak dini
- sengaja buat kompetisi kecil & biarkan kalah
- fokus bukan pada kepintaran akademis
- tapi bangun fondasi karakter, empati,