Hai, ini adalah thread edukatif yang mendalam, membahas apa yang dirasakan cowok dan cewek saat berhubungan intim dari sudut pandang biologi dan psikologi, aku berusaha memakai bahasa yang santai, mudah dimengerti, namun tetap ilmiah dan punya sarat makna.
Selamat membaca π₯°π€
cewek itu jarang bnget terangsang CUMA gara-gara ngeliat fisik doangπ
otak cewek itu pemicunya lebih ke sensory dan emotional cues kyk nada suara yg berat, aroma, cara natap, sense of humor, smpai vibe perlakuan cowok ke dia.
Jdi visual doang mah cuma bikin mata seger, bukan bikin kita sange.
Kenapa sex selalu jadi aktifitas yang riskan?
Salahsatunya adalah adanya faktor attachment.
Ada teori attachment dari John Bowlby & Mary Ainsworth, kemudian dikembangkan oleh Hazan & Shaver untuk relasi orang dewasa yang menjelaskan bahwa pola ikatan emosional yang terbentuk sejak dini sangat memengaruhi cara orang dewasa mengalami, mencari, dan merespons seks.
Dalam konteks seks, attachment bukan sekadar faktor suka intimacy atau suka boundaries. Ia menjadi sistem pengatur utama yang menentukan seberapa secure seseorang merasa saat terbuka secara fisik & emosional,
seberapa mudah hasrat muncul atau hilang, seberapa besar risiko roller-coaster emosional setelah berhubungan intim,
dan seberapa kecil (atau besar) margin of error-nya.
Ada 4 tipe attachment
Secure
Orang dengan gaya ini punya rasa aman terhadap pasangan. Perasaan dan ikatan yang reciprocal, komunikasi sudah terjalin lancar. Ada trust yang tinggi bersama pasangan.
Sering didapat pada hubungan pernikahan yang sehat.
Dalam attachment ini margin of error biasanya lebih lebar
Anxious/cemas
Ikatan yg sangat labil, dipenuhi insekuritas.Seks sering hanya jadi alat validasi bahwa dia diinginkan. Setelahnya rawan overthinking dan roller-coaster emosi yang tinggi, margin of error kecil banget.
Avoidant
Bisa intens secara fisik, tapi dinding emosional tebal. Sering tarik diri setelah climax pasang barier tinggi secara emosional, sering nih yang begini habis orgasme merasa kosong, karena minim folow up dari segi emosional.
Bisa juga terjadi pada pasangan menikah kalo gak ada intimacy secara emosional
Fearful-Avoidant
Push-pull paling ekstrem. Hasrat dan rasa takut saling kejar. Ketenangan jiwa kadang nihil, karena ada unfinished businesses dalam diri dan belum tertangani dengan baik, tapi hasrat ngesex tinggi, jadi dar der dor bangett rasanya.
Di atas adalah contoh dari interpretasi teorinya Hazan & Shaver, tapi ada juga orang yang hybrid. Bisa bikin attachment yang secure tapi punya barier sendiri. Atau yang all in di risky attachmen tapi gak takut kehilangan.
Either way, kenali dirimu sendiri, kenali psangannya.
If the star aligned, kalian bisa tetep dapet sex hebat kok πββοΈ