Ku menemukan damai setelah stop over explaining ke orang (hobi dan termasuk hal lain), biarin aja mereka bingung. Kalau kelihatannya mereka berminat baru jelasin, gak perlu buang waktu kita ke orang yang bahkan gak ngehargain kesenangan kita, atau ngeliat hanya dengan "Ih sayang"
Confidence doesn't come from believing in yourself. It comes from having done the uncomfortable thing enough times that your nervous system stops flagging it as an emergency. Because nothing is actually hard, it's just unfamiliar.
Tau ngga? “Unpaid labours” yang dilakukan wanita dirumah tangga, kalo dihentikan sehari aja, bisa bikin dunia berhenti bergerak.
25 Oktober 1975, wanita di Iceland kompak berhenti ngurus rumah, ngurus anak, bahkan wanita pekerja juga berhenti dateng ke kantor.
Seharian itu, sekolah sekolah daycare, sampe pabrik pada tutup gara gara pekerja cewenya pada ga ada.
Nasib rumah tangga gimana tanpa peran ibu dan istri sehari aja?
Suami harus bawa anaknya kerja, di supermarket makanan cepat saji kaya nugget, sosis langsung ludes habis, karena banyak cowok yang gabisa dan gapunya waktu buat masak dengan penuh hati kaya cewe biasanya.
Dinamain “The Women’s Day Off” gerakan ini berhasil nunjukin, kalo tanpa sosok yang katanya “cuma numpang dirumah suami” itu, suami yang awalnya cuma fokus kerja, harus sekaligus ngurus anak dan masak makanannya sendiri.
Saking susahnya, gerakan ini berhasil bikin Iceland lolosin banyak undang undang yang menjamin hak perempuan.
Beneran, dunia ini ga berjalan kalo kontribusi tiap hari wanita melakukan pekerjaan rumah tuh ga dihargain.