BENCI bgt kalo ada kejadian kaya gini cewe yg jd korban tp cewe jg yg harus belajar. Gak lu lu aja para cowo yg berusaha jd bener dikit?.
Pelajaran penting buat para cowo:
Jangan nikah kalo masih blm lepas tali pusar dari emak lu.
temen2, perlu diingat ya kalo BPJS itu dibiayai dari iuran peserta dan anggaran pemerintah yang bersumber dari uang publik, termasuk pajak yg kita bayarkan. jadi bukan dari kantong pribadi pak prabowo yaaa. itu hak peserta dlm sistem jaminan sosial, bukan kemurahan hati presiden.
Stop berpikir seolah Wowok dikibulin bawahannya, dikibulin laporan-laporan ya, seolah Wowok gak tau apa-apa! Dia tau, dia lambat, dia bodo amat dan dia JAHAT!
inilah cok alasan pemerintah indo ngacak-acak kurikulum, racunin anak-anaknya lewat embege, dana pendidikan dialihin, mahasiswa di brainwash to think they’re programmed to be a corporate worker magang magang magang ya karena kalo pendidikannya better bocahnya pada protes gini su
Info tas yg bisa dipake kuliah cemplang cemplung gt tp gamau longchamp. Naksir calla charles&keith tp temen2 w pada pake dan janjian beli gt kmrn, trus w gadiajak jd kek mrasa aneh kalo w beli yg kaya gt jg. Mau yg under 2jt pls pls lmk
temen2, statement dari seorang kepala negara kayak gini tuh sgt ga wajar, jgn dinormalisasi ya. meskipun korbannya cuma 1 org pun, itu ttp nyawa manusia, bukan sekadar angka. apalagi kasus keracunan mbg nyatanya masih terus bermunculan. proyek bobrok gini kok masih dipaksa jalan.
Istri almarhum: “Pak, suami saya meninggal minggu lalu. Saya mau tanya gaji terakhirnya.”
HR: “Sudah kami transfer prorata sampai tanggal meninggal ya, Bu.”
Istri almarhum: “Terus hak lainnya, Pak?”
HR: “Hak apa ya, Bu? Kan hubungan kerjanya sudah berakhir.”
Istri almarhum: “Iya, Pak. Yang berakhir hubungan kerjanya. Bukan kewajibannya.”
Ini yang keluarga hampir nggak pernah tahu, dan HR jarang nawarin sendiri.
Kalau pekerja meninggal, ada tiga sumber hak yang berbeda.
Pertama, dari BPJS Ketenagakerjaan program JKM: santunan kematian Rp42 juta, dibayar ke ahli waris, walaupun meninggalnya bukan karena kerja. Plus beasiswa untuk maksimal 2 anak, dari TK sampai kuliah, totalnya bisa sampai Rp174 juta. Ini PP 82/2019.
Kedua, dari perusahaan langsung. PP 35/2021 Pasal 57: kalau pekerja meninggal, ahli waris berhak atas uang pesangon 2 kali ketentuan, uang penghargaan masa kerja 1 kali, dan uang penggantian hak. Buat masa kerja 5 tahun, hitungannya bisa belasan kali gaji.
Ketiga, saldo JHT dan JP di BPJS Ketenagakerjaan, yang cair ke ahli waris.
Yang harus disiapkan ahli waris: akta kematian, KK, KTP, surat keterangan ahli waris dari kelurahan, dan buku rekening.
Buat JKM, datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan atau lewat aplikasi JMO.
Buat pesangon, minta secara tertulis ke HR dengan menyebut PP 35/2021 Pasal 57.
Jangan tanda tangan surat “pernyataan tidak ada tuntutan” apa pun sebelum semua angkanya jelas.
Gue tahu ini bukan hal yang mau dipikirin di minggu pertama. Makanya ini buat disimpan, bukan buat dibaca sekarang.
Kalau ada teman atau saudara yang baru kehilangan pasangan yang masih bekerja, kirimin ini pelan-pelan. Bulan kedua biasanya lebih siap dengar daripada minggu pertama.
Menurut kalian, banyak nggak keluarga pekerja yang sebenarnya belum tahu hak-hak seperti ini ketika pencari nafkah meninggal?