Apa ini astagaaaaa. Udah dm an tiap hari, manggil sayang², eh cuma jadi just friend. Ngahahahaaaaaa lagi trend apa gimana dah? Ngahahahaahahahaaaaaaaaaaaaaa 😭😭😭 🩷
Yang paling ngeselin dari aktivisme warga seperti ini itu, ketika pemerintahnya nggak ngerasa malu. Bahkan ada yg sampe ngasih apresiasi trus ngajak jadi duta atau apalah itu
Woii, gerakan begini tuh ada karna kalian ga becus cok 😂😂
Demi kebaikan negara ini, saya mendukung:
1. Gaji dpr level staff maksimal 4x umr, ketua komisi 5x, ketua dpr 6x (angka dan proporsi bisa dibicarakan lain waktu, tidak melebihi 10x umr)
2. Ga ada mobil dinas, tapi naik transportasi umum gratis
3. Penghapusan pensiun dpr
IMO aja
kapan ya perusahaan-perusahaan di indo mau ngerti kalo mental health issues itu bukan hal yg sepele and SHOULD BE covered in employee’s sick leave, bukannya malah motong cuti tahunan atau potong gaji 🥲
tapi iyadeh kenapa perempuan harus melewati fase menstruasi yang gila ini.. kayak the physical pain is already krezi belum lagi mood turun naik lailahailallah
Giveaway 4 Cat 3 tickets so everyone can have a chance to see Phuwin at his first solo fancon 🫶🏻
Includes seat, postcard, soundcheck and 1v20 photo op if the ticket is chosen~
Please participate only if you are sure you are able to make it for the event 🙏🏻
Just simply retweet and comment below on why you love phuwin 🐼
I will randomly select 4 people on 18th Aug 🐱
#Phuwintang #2026Phuwin1stFanconinIndonesia
Tulisan opini saya naik cetak di @hariankompas hari ini. Tentang kepastian hukum, mengapa kerusakannya hanya bergerak satu arah dan bergeraknya dari pucuk, serta apa yg terjadi pada bangsa ketika semua orang terpaksa berhitung pendek. Silakan disimak.
https://t.co/W25aKFRYOg
pelan-pelan Pak Anies, @aniesbaswedan. Soalnya banyak yang ketabrak ini 😭
"warga yang main hakim sendiri di jalanan bukan sedang menantang hukum, tapi sedang meniru. Mereka meniru cara republik ini memperlakukan aturannya sendiri.
boleh diubah kalau mengganggu kepentingan segelintir. Ditunda kalau merepotkan pengelola negara. Dilangkahi kalau tujuannya melanggengkan kuasa.
rakyat tidak belajar dari pidato yang menggelegar. Rakyat belajar dari keputusan-keputusan negara yang dipertontonkan setiap hari."
***
kutipan artikel opini beliau di Kompas hari ini. Sumber:
https://t.co/wX6IhvCMHo