Mesir mengklaim terdapat DUA pelanggaran di KOTAK PENALTI yang dilakukan Argentina sebelum Enzo Fernández mencetak gol kemenangan:
1. Alexis Mac Allister menarik jersey
2. Julián Álvarez melanggar kaki Mohamed Salah
Suami Istri Dianiaya Para Preman di Terowongan Tembung, Saat Ada Tawuran. Kondisi Si Istri Lagi Hamil Muda dan ada senjata rakitan diakhir video.
Lokasi kejadian diterowongan tembung
Info Gempa Mag:4.3, 23-Apr-2026 23:30:22 WIB, Lok: 9.16 LS - 110.27 BT, 135 km Selatan GUNUNGKIDUL-DIY, Kedlmn: 10 km ::BMKG
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
Update Info Gempa Mag:6.2, 04-Apr-26 17:34:30 WIB, Lok:4.90 LU,126.29 BT (89 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT), Kedlmn:31 Km, dirasakan di Kep. Talaud, Naha III-IV MMI dan Manado II-III MMI ::BMKG
PERNYATAAN SIKAP
Dengan ini kami, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, menyampaikan penolakan keras terhadap rencana penyelenggaraan pertandingan Arema fc vs. Persebaya di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026.
#Kanjuruhanbelumtuntas
Update Info Gempa Mag:5.5, 02-Apr-26 21:13:47 WIB, Lok:1.39 LU,126.56 BT (107 km BaratLaut JAILOLO-MALUT), Kedlmn:10 Km, dirasakan di Manado, Tondano, Minahasa Utara II - III MMI ::BMKG
#Gempa Mag:3.8, 29-Mar-2026 21:29:43WIB, Lok:3.70LS, 122.23BT (26 km TimurLaut KONAWE-SULTRA), Kedlmn:10 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
#Gempa Mag:4.1, 24-Mar-2026 13:11:50WIB, Lok:3.00LS, 101.08BT (47 km BaratDaya MUKOMUKO-BENGKULU), Kedlmn:12 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
BUNTUTI DARI HOTEL HINGGA KE DEPAN RUMAH DAN PERAS WARGA, POLISI TANGKAP ENAM WARTAWAN BODREK‼
Anggota Subdit 3 Resmob Direktorat Kriminal Umkm Polda Metro Jaya menangkap enam wartawan bodrek karena terbukti memeras warga berinisial SA (43) senilai Rp 10.000.000.
Mereka memeras setelah mengancam memviralkan korban yang keluar dari hotel bersama seorang wanita.
Para pelaku beraksi menggunakan mobil dan mengintai SA di sekitar hotel.
Para pelaku kemudian mengikuti SA yang pulang ke rumah orangtuanya.
Para wartawan bodrek itu kemudian meminta korban ke sebuah warung agar bisa memulai aksi pemerasannya.
Mereka pun menunjukkan bukti foto mobil SA yang berada di area parkir hotel.
“Ini kami dari media. Mau diramaikan di rumah sekarang atau ada kebijaksanaan,” ujar salah seorang pelaku.
“Kebijaksanaan apa?,” tanya korban.
“Kami sudah kantongi identitas abang,” jawab seorang pelaku.
Pelaku kemudian meminta uang kepada korban dengan mengatakan, “Kami 30 media hari ini biasanya per media Rp 30.000.000.”
Korban lantas menjawab “Tidak ada. Kalau mau Rp 3 juta”.
Para pelaku dengan kompak menjawab “Oh tidak bisa. Ini sama saja ngeledek kita”.
Korban semakin panik saat para pelaku menelpon rekan-rekannya untuk menggeruduk rumah orangtuanya
Akhirnya, para pelaku berdiskusi dan sepakat dengan nominal Rp 10 juta dan sisanya menyusul.
Polisi yang mendapatkan laporan pemerasan tersebut lantas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap para pelaku di berbagai wilayah di kota/kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
“Apabila ada kasus yang seperti ini lagi agar segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat,” ujar Panit 3 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fanni Athar Hidayat, Selasa (11/2/2025).
@DivHumas_Polri
Via IG: merekamjakarta
#elshintaviral
#Gempa Mag:5.7, 31-Jan-2025 18:03:43WIB, Lok:3.14LU, 96.95BT (37 km BaratDaya KAB-ACEHSELATAN), Kedlmn:58 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data