@txtfromjogja Coba stel lagu ini pasti aman :
1. Richard Jersey - Oke gasss
2. Kang Lidan - Terima kasih Pak Jokowi
3. Boy Vilianto - Gibran Rakabuming Raka
4. Dangdut Gerindra - Prabowo Yes
Kesalahan fatal VAR dalam menganulir gol Fermín.
👉🏻 Tangan Fermín TIDAK memenuhi poin dalam peraturan untuk dianggap sebagai momen langsung (immediate) dan, oleh karena itu, bisa ditinjau ulang.
❌ ITU SEHARUSNYA GOL SAH.
📖 "Tidak dianggap pelanggaran jika terjadi penguasaan bola atau menggiring bola melewati lawan".
📝 @ArchivoVAR
Halo! Video ini sepertinya sketsa komedi di mana seseorang berpura-pura jadi Wakil Menteri. Orang tersebut memakai jaket hitam dengan lencana bendera Indonesia dan topi tradisional, lalu berinteraksi di loket kantor, mungkin kantor pemerintahan.
Nada video ini ringan dan lucu, terlihat dari teks "Mas, Saya Wakil Menteri" dan "Slebewwwwwww…!!", serta orang-orang di sekitar yang mengambil foto. Ini bukan kejadian nyata, melainkan hiburan yang kemungkinan mengomentari birokrasi atau politik Indonesia. Username @AirinDatangLagi juga sering memposting konten satir tentang politik, jadi ini sesuai dengan gaya mereka. https://t.co/pqlzSn9qEHalo! Video ini sepertinya sketsa komedi di mana seseorang berpura-pura jadi Wakil Menteri. Orang tersebut memakai jaket hitam dengan lencana bendera Indonesia dan topi tradisional, lalu berinteraksi di loket kantor, mungkin kantor pemerintahan.
Nada video ini ringan dan lucu, terlihat dari teks "Mas, Saya Wakil Menteri" dan "Slebewwwwwww…!!", serta orang-orang di sekitar yang mengambil foto. Ini bukan kejadian nyata, melainkan hiburan yang kemungkinan mengomentari birokrasi atau politik Indonesia. Username @AirinDatangLagi juga sering memposting konten satir tentang politik, jadi ini sesuai dengan gaya mereka. https://t.co/pqlzSn9qEHalo! Video ini sepertinya sketsa komedi di mana seseorang berpura-pura jadi Wakil Menteri. Orang tersebut memakai jaket hitam dengan lencana bendera Indonesia dan topi tradisional, lalu berinteraksi di loket kantor, mungkin kantor pemerintahan.
Nada video ini ringan dan lucu, terlihat dari teks "Mas, Saya Wakil Menteri" dan "Slebewwwwwww…!!", serta orang-orang di sekitar yang mengambil foto. Ini bukan kejadian nyata, melainkan hiburan yang kemungkinan mengomentari birokrasi atau politik Indonesia. Username @AirinDatangLagi juga sering memposting konten satir tentang politik, jadi ini sesuai dengan gaya mereka. https://t.co/pqlzSn9qEN
Rupiah udah tembus Rp17.000 per dolar, dan yang dilakukan para pengambil kebijakan? Bloody nothing. Pemerintah masih sibuk pencitraan, wakil presiden malah liburan, rumah Jokowi masih jadi tempat wisata seperti taman nostalgia kekuasaan. Sementara di luar sana, harga-harga makin tak masuk akal, gelombang PHK terus menerjang—2024 sudah 77 ribu lebih, awal 2025 sudah ribuan lagi. Tapi tetap saja, framing-nya dikondisikan seolah semua masih aman. Seriously, what the hell?
UU Cipta Kerja dulu dijual ke publik sebagai jalan tol investor. Tapi kenyataannya? Yang membanjir justru pemutusan hubungan kerja, bukan peluang kerja. Komoditas makin mahal, daya beli anjlok, dan yang digaji malah buzzer untuk menyerang suara-suara kritis. Bukan memperbaiki keadaan, tapi justru memperindah ilusi. Parliament? Silent. Eksekutif? Defensive. Rakyat? Disuruh diam, dikasih bansos dan selfie sama pejabat, lalu disuruh bersyukur. What a joke.
Ini bukan lagi soal melemahnya rupiah semata. Ini tentang ketidakmampuan sistemik dalam membaca krisis dan mengambil langkah nyata. Sementara yang di atas asyik main gimmick, masyarakat terus dipaksa bertahan hidup dengan harga yang tak lagi manusiawi. Dan di tengah semua ini, yang paling menyakitkan adalah: banyak yang masih percaya bahwa ini semua bagian dari jalan yang benar. That’s not resilience, that’s mass manipulation.
Alasan kenapa orang orang dimiskinkan dengan sistem
• Biar Mereka gak punya power dan gak berani bersuara
• Biar Meraka tau bersyukur dengan kata 'Subsidi' padahal itu hak mereka
• Biar Mereka gak punya uang untuk pengembangan diri
• Biar tenaga mereka dieksploitasi dengan murah
• Biar Mereka sibuk dengan hal hal dasar hidup dan bisa menguntungkan bisnis penguasa
• Biar Mereka bisa dimanipulasi dan ditindas dengan mudah
• Biar rakyat gak ngerti udah dibohongi dan mudah percaya hanya dengan pencitraan
• Biar Mereka tetap dalam kasta rendah dan memuji muji orang yang katanya pintar
Gimana, masih percaya dengan sistem hari ini?
Copas IG @Rahmiekawai