Di Amerika, harga buku hanya setara satu jam kerja. Upah minimum di sana sekitar $15/jam, sedangkan harga buku $15-20. Artinya mereka bisa membeli satu buku hanya dengan 1 jam kerja, seperti halnya kita membeli es teh jumbo di pinggir jalan.
Di Jepang, satu buku juga bisa dibeli dengan satu jam kerja. Upah minimum disana sekitar ¥1000-1200/jam. Harga buku ¥900-1300.
Di Jerman, satu buku = satu makan siang. Hanya dengan 2 jam kerja.
Di Inggris, satu buku bisa dibeli hanya dengan setengah jam kerja. Buku bukan jadi barang yang harus ditimbang antara 'beli atau tidak' buku sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari seperti roti.
Di Norwegia, negara ikut menanggung harga buku, negara hadir memberikan subsidi dan distribusi yang merata, karena mereka percaya: bangsa yang cerdas dimulai dari buku yang mudah disentuh.
Di Malaysia. Buku masih bisa dijangkau hanya dengan 2 jam kerja.
Singapura. Satu buku bisa dibeli dari sisa makan siang.
It's also very adorable how she clearly just has no experience (or if she does, it's been a very very long time ago) with handling her own feelings so it's just all over the place ahah. Waiter give me more long-age characters rediscovering their youthful side please
Hot take but I think Citlali's crush toward Traveler is kinda refreshing. Like many gacha characters are written to have feelings for their MC but it's usually still kept a little ambiguous, while Citlali out here just openly shows her affection. She's so cute 💕
Very happy we got an upgraded model with his braid, I love his new skin but his braid is just too pretty 💕
Also they should've just make him show his tummy. He's a descender if Teyvat's scratchfemalescratch fae can withstand the cold then he can take it