PERINGATAN!!
Kasus Febrie Adriansyah ini jika masyarakat meleng sedikit akan jadi ejakulasi dini. Terutama untuk kasus batubara yg kemungkinan akan dihilangkan dari tuntutan atau minimal dikondisikan jika publik tidak mengawalnya dengan ketat. Sebab ada nama2 besar yg terlibat.
Kudeta parlemen yg didukung tentara merampok kursi kepresidenan Gus Dur. Tak ada pelanggaran hukum yg dilakukan Gus Dur. Jatuhnya Gus Dur dari kursi presiden murni kudeta politik yg dimotori Amin Rais dan Megawati, didukung oleh Tentara. Ini salah satu patahan sejarah yg meninggalkan luka mendalam bagi sebagian rakyat Indonesia, khususnya warga NU dan kelompok pro-demokrasi.
Pertumpahan Darah?
Berkat jiwa besar Gus Dur pertumpahan darah bisa dihindarkan.
Saat itu, jutaan pasukan rakyat, yg dimotori pemuda/i NU, siap mati membela Gus Dur. Di Jatim, sdh banyak pohon2 dipinggir jalan ditumbangkan utk memblokade arus lalu lintas.
Ratusan ribu pasukan siap mati sudah bergerak ke Jakarta. Ratusan ribu, bahkan jutaan lainnya bersiap di daerah masing2 dengan target sasaran yg sudah ditentukan. Baik berupa orang maupun aset vital negara. Membela Gus Dur, bukan karena jabatan presiden, tapi karena kezaliman dan kudeta thd Gus Dur adlh tindakan "pemberontakan", yg dalam Islam harus harus dilawan dan diperangi. Barang siapa mati dalam membela kebenaran, derajatnya sahid dan langsung masuk surga.
Gus Dur seorang ulama yg penuh kasih sayang pada hidup umatnya. Gus Dur tdk mau sampai jatuh korban nyawa anak bangsa. Gur Dur memilih meninggalkan istana kepresidenan sambil menyerukan agar semua umat kembali ke rumah masing2. Melanjutkan hidup seperti hari2 sebelumnya. Gus Dur melarang gerakan apapun dari pendukungnya yang berpotensi menimbulkan jatuh korban jiwa.
Gus Dur menegaskan :
"Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian. Tak ada jabatan setinggi apa pun yang pantas dipertahankan dengan pertumpahan darah rakyat."
Gus Dur mengorbankan dirinya demi keutuhan NKRI dan keselamatan rakyat Indonesia.
Untuk Gus Dur....Alfatihah.
Menindaklanjuti permintaan dari masyarakat Indonesia untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Iran, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia telah membuka rekening resmi donasi.
Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi individu, institusi, maupun organisasi yang ingin menunjukkan solidaritas dan dukungan nyata kepada masyarakat Iran.
Seluruh donasi yang diterima akan digunakan untuk mendukung upaya rekonstruksi dan rehabilitasi wilayah-wilayah yang terdampak.
Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian, empati, dan solidaritas yang tulus dari masyarakat Indonesia.
Setiap kontribusi adalah simbol persaudaraan dan nilai kemanusiaan yang luhur.
📍 Informasi rekening resmi:
Bank: BRI
Nama Rekening: Embassy of the Islamic Republic of Iran
Nomor Rekening: 020601002438302
#Donasi #KedubesIran #Iran #IndonesiaIran