Menurut psikologi, anak yang tumbuh di lingkungan dengan orang tua yang mudah marah sering belajar hidup dalam mode βsiagaβ. Mereka terbiasa membaca situasi, menebak-nebak suasana hati, dan berusaha tidak membuat kesalahan sekecil apa pun. Bukan karena mereka perfeksionis sejak lahir, tapi karena dulu kesalahan kecil saja bisa berujung pada kemarahan besar.
Akibatnya, saat sudah dewasa pun pola itu sering masih terbawa. Mereka jadi orang yang sangat berhati-hati, mudah merasa bersalah, dan sering overthinking sebelum bertindak. Bahkan ketika tidak ada lagi yang memarahi, tubuh dan pikirannya masih menyimpan memori lama: takut mengecewakan, takut disalahkan, takut dianggap tidak cukup baik.
Senyuman yang manis, selalu memberikan kehangatanβ¨
Always your number one, till infinity and beyond.
Happy Birthday, Michie! Keep shining and never stop chasing your dreamsπ @Michie_JKT48#M16HTYMICHIE
Pernah ketemu orang yang kelihatannya βmalas bangetβ, padahal kalau ngobrol, ide dan pemikirannya tajem?
Mungkin lo juga pernah ngerasa begitu.
Dan lo mulai mikir:
βApa gue ini cerdas tapi gak termotivasi?β