Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
😂🤣😂🤣
Teman gue beli Avanza 2019.
Harga 135 juta.
Murah dikit dari pasaran.
BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup.
Nama di BPKB sesuai KTP penjual.
Semua keliatan beres.
Langsung deal. Langsung transfer.
Setelah pertandingan yang berat melawan Mozambik, para pemain Timnas pulang ke hotel naik bus. 🚍
Sementara pelatihnya, lebih memilih lari santai seakan tidak terjadi apa-apa sebelumnya. 🏃🏻
Hanya hari yang biasa bagi John Herdman. 😂
#JohnHerdman#TimnasIndonesia
Mathew Baker Sitorus - Menolak Australia, Demi Memilih Garis Darah Ibunya Yaitu Indonesia
Hari ini 5 Juni 2026, seorang remaja berusia 17 tahun 23 hari bernama Mathew Ryan Sitorus Baker melakukan debutnya di Timnas Indonesia senior. Ia langsung menjadi salah satu debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia.
Rasa haru dan bangga menyelimuti GBK, karena malam ini, Baker resmi menjadi salah satu debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia
Melihat bagaimana Baker dibesarkan
Ayahnya Baker, orang Australia tulen, Ibunya perempuan Indonesia bermarga Sitorus, darah Batak yang mengalir di nadinya.
Di rumahnya, Mathew besar dengan dua budaya: Australia dan Indonesia.
Baker kecil memang sudah menekuni sepakbola, mulai dari Malvern City, Box Hill United, hingga akhirnya Melbourne City memanggilnya ke akademi di usia 12 tahun.
Sambil meniti karier di Australia, panggilan dari Indonesia datang, Lewat garis keturunan ibunya, dia mulai membela Indonesia di level usia muda.
Lalu tiba salah satu momen paling krusial dalam hidup dan karirnya,
tahun 2024
Indonesia dan Australia U-17 memanggilnya, negara kelahirannya, dan negara garis darah ibunya.
Tapi Mathew sudah punya keputusan di hati.
Bahkan saat akhirnya bertemu Australia di lapangan sambil membela Indonesia, dia pernah mengatakan:
It was difficult playing against Australia because it’s the country my father was born in while here, I was representing my mother’s country. But I had already decided that I would defend for Indonesia with all my heart.
Dia menolak Australia, dan keputusan itu terbukti benar dan sangat berani, bersama Indonesia, dia jadi andalan U-16 hingga U-17, bantu lolos ke Piala Dunia U-17.
Hingga tiba di hari bersejarah ini, berdiri di lapangan GBK, di hadapan ribuan suporter dan jutaan pasang mata pendukung Timnas Indonesia.
Ini bukan akhir cerita, Ini baru bab pembuka generasi baru yang akan datang.
Selamat debut, Mathew Baker, kami bangga padamu.