"Belajarlah tentang agamamu wahai Lelaki, agar engkau mengerti bahwa yang menghidangkan kopi ke tamumu (laki²) adalah kamu sendiri bukan istrimu."
Tulisanseseorang Semoga Allah menjaganya
Separuh dari kenyamanan adalah
Tidak memperhatikan apa yang orang lain lakukan.
Separuh dari etika adalah tidak ikut campur pada yang bukan urusanmu.
Dan separuh dari kebijaksanaan adalah diam.
Tak ada yang terlalu sibuk hingga tak mampu memberi kabar berhari hari
Karena semua hanya tentang prioritas dan apa yang ada dalam kepala dan hati
Selamat pagi untuk kamu yang masih menunggu berita namun chatnya tenggelam dl ketidak pastian
tanda dia butuh sama kamu:
- dia perlu ada komunikasi setiap hari
- dia mencarimu dan mengabarimu
- kamu dijadikan prioritas sehari-hari
- jika kamu gaada kabar, dia merasa kehilangan dan ga nyaman
tapi jika dia biasa-biasa saja, berarti hatinya kepadamu ga terlalu dalam.
ternyata untuk jadi perempuan yang tenang dan tidak berisik harus melalui banyak rasa sakit dulu ya.
-aku sudah berhasil setenang itu, tpi sayang nya aku tidak tau sedang mati rasa atau memang setenang itu
Nyatanya...
Sesibuk dan sekeras usahaku untuk pantas bersamanya
Dia tetap berpikir bahwa aku tak pantas untuknya. 🥺
Sepertinya memang bukan orang sepertiku lah kriteria pasangan yg dia inginkan.
Atau bukan aku? Memang bukan aku.
Cita-citaku masih sama; kelak, pada suatu senja, kita berdua akan duduk di beranda rumah, bercengkrama menikmati rindu paling kopi. Lalu setelah magrib tiba, kita menyelesaikannya dengan aku menjadi imam dan kau sebagai makmum yang mengamini segala dedoaku.
Jadilah muslimah yang sibuk!
Sibuk memperdalam ilmu agama, sibuk meningkatkan value, dan sibuk memperbagus akhlak, sibuk memperbaiki hubungan dengan Allah, sibuk memperbaharui keimanan, sehingga tidak hanya sibuk dengan angan dan sibuk menanti lelaki sholeh saja.