@Choc0lattee__ Iyaaa, betul. Maksud “dipaksakan” di sini tuh lebih ke memaksa diri sendiri buat ngelawan rasa malas beribadah, bukan berarti ibadahnya terus-terusan dalam keadaan terpaksa. Soalnya kalau selalu nunggu niat atau mood, bisa-bisa malah nggak dilakuin ibadahnyaa
...But perhaps you hate a thing and it is good for you. And perhaps you love a thing and it is bad for you. And Allāh knows, while you know not. (Al Baqarah : 216)
Sebenarnya nggak ada yang perlu dikhawatirkan. Allah memang gak menjanjikan hidupmu akan selalu mudah. Tetapi, dua kali Allah berjanji bahwa:
“Fa inna ma'al-'usri yusrā, inna ma'al-'usri yusrā."
(Al-Insyirah: 5–6)
Tenaga kesehatan sama pendidikan disuruh cari kerjaan sampingan buat hidup aja aja aneh, gimana mau fokus, padahal kesehatan dan pendidikan pondasi dasar manusia.