🔥HEBOH TAPI TIPU2AN 🔥
TERNYATA SIDANG2 JOKOWI HANYA SANDIWARA.
TIPU2AN, HAKIM, PENGACARA, JAKSA..
DAN JOKOWI.
IBU HAKIM, MIRIP REKTOR UGM, SUDAH LUNAS BAYARAN.
Kaukus Ketokohan Jawa Barat mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya. Desakan tersebut disampaikan menyusul polemik gugatan terkait keabsahan persyaratan pendidikan Gibran di Mahkamah Konstitusi (MK).
Ketua Kaukus Ketokohan Jawa Barat, Eka Santosa, menyampaikan pernyataan sikap sekaligus mengajak masyarakat Jawa Barat menurunkan foto Gibran dari seluruh instansi pemerintah maupun swasta di wilayah tersebut. Mereka mengusulkan aksi itu sebagai gerakan moral untuk menuntut pengunduran diri Gibran.
Kaukus menilai pengunduran diri secara sukarela merupakan langkah yang dianggap paling etis. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mereka mendorong DPR memproses mekanisme pemakzulan sesuai ketentuan konstitusi.
#Kaukus #DPR #Gibran #Sindonews #JawaBarat
Pelaksanaan acara Maulid Nabi di kawasan Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (3/10), dikeluhkan sejumlah warga. Petasan disebut dinyalakan berulang kali hingga sekitar pukul 01.00 WIB, membuat suara ledakan terdengar hingga permukiman dan mengganggu waktu istirahat warga. Beberapa anak dilaporkan terbangun dan menangis akibat suara petasan tersebut, termasuk seorang anak berkebutuhan khusus yang disebut ikut terdampak.
Keluhan warga kemudian memuncak saat seorang ibu menyampaikan protes kepada pihak penyelenggara acara. Warga berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi agar kegiatan di lingkungan permukiman tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat sekitar, terutama anak-anak dan kelompok yang membutuhkan suasana lebih tenang.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzdIDJ, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #PondokPinang #MaulidNabi #Petasan #Viral
Harusnya Termul yang satu ini ga usah di undang ke stasiun televisi deh. Kemarin udah diusir Hakim MK saat jd saksi Ahli dari team nya Gibran, dan nampaknya emang tidak memiliki norma dan etika saat diajak berdiskusi.
PASAL PIDANA MENJERAT JIKA MEMBERIKAN KETERANGAN PALSU.
Pidana - Pasal 242 KUHP Lama / Pasal 291 KUHP Baru (UU No.1 Tahun 2023) :
"Barang siapa dalam keadaan di mana undang-undang menentukan supaya memberi keterangan di atas sumpah atau mengadakan akibat hukum kepada keterangan yang demikian, dengan sengaja memberi keterangan palsu di atas sumpah, baik dengan lisan atau tulisan, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang khusus ditunjuk untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun".
@officialMKRI
Sebuah video emosional mendadak viral di media sosial memperlihatkan aksi nekat seorang pemotor yang berteriak histeris di tengah persimpangan jalan demi memohon akses bagi ambulans yang membawa ayahnya dalam kondisi kritis. Laju ambulans sempat tertahan akibat arus lalu lintas yang disetop petugas untuk memprioritaskan iring-iringan kendaraan dinas pejabat, salah satunya berpelat nomor RI 25.
Sambil menunjuk barisan mobil pengawalan dengan suara yang hampir habis, pria itu berulang kali berteriak "Kasih jalan! Bapak saya mau mati!" hingga memicu dukungan pengguna jalan lain serta gelombang kritik keras dari warganet yang mengingatkan bahwa secara aturan hukum, ambulans pembawa pasien darurat wajib diprioritaskan di atas rombongan pejabat.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #Viral #Ambulans #MobilPejabat #AturanLaluLintas #Kepolisian #Kritis
Ambulans Bawa Pasien Kritis Tertahan Iring-iringan Pejabat Di Pondok Gede ‼
Sebuah video memperlihatkan seorang pria berteriak histeris meminta jalan segera dibuka untuk ambulans yang membawa ayahnya dalam kondisi kritis, viral di media sosial.
Peristiwa itu disebut terjadi di Jalan Raya Pondok Gede, kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis pagi (1/10/2026), saat petugas melakukan penutupan arus untuk iring-iringan kendaraan pejabat menuju Monumen Pancasila Sakti dalam rangka Upacara Hari Kesaktian Pancasila.
Dalam video, pria yang diduga merupakan anggota keluarga pasien tersebut tampak turun ke tengah persimpangan dan berulang kali meminta petugas membuka jalan.
Ia terlihat frustrasi hingga suaranya terdengar serak karena ambulans yang membawa ayahnya diduga tertahan akibat sterilisasi jalur rombongan pejabat.
Iring-iringan kendaraan tersebut disebut membawa pelat nomor RI 25. Peristiwa ini kemudian menjadi sorotan karena ambulans yang membawa pasien dalam kondisi darurat semestinya mendapat prioritas untuk segera melintas.
Belum diketahui kondisi terkini pasien maupun keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kejadian tersebut.
🎥istimewa
#elshintvairal
Sebuah kisah perjuangan mengharukan kembali memperlihatkan potret nyata sulitnya akses kesehatan di daerah terpencil, di mana seorang bidan di Kalimantan Barat harus bertaruh nyawa merujuk pasien yang hendak melahirkan menggunakan perahu menyusuri sungai.
Keterbatasan fasilitas kesehatan dan infrastruktur di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) memaksa para tenaga kesehatan (nakes) melakukan aksi heroik ini demi memantau dan memastikan keselamatan ibu serta bayinya hingga sampai ke fasilitas rujukan.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #Nakes #Indonesia #KesehatanMasyarakat #KalimantanBarat #InfrastrukturKesehatan #Pelayanan #Kesehatan #Kemenkes #Viral #InfoKalbar #Bidan
Komnas Anak @komnas_anak harus mengidentifikasi dimana dan bagaimana ini bisa terjadi, jangan ada kekerasan terhadap anak-anak, apalgi dilakukan oleh aparat pemerintah.
Baca selengkapnya: https://t.co/3vjfUBhAlD
Salah satu rekaman yang beredar memperlihatkan seorang anggota polisi menunjukkan mimik wajah yang dinilai meledek massa saat kericuhan dalam unjuk rasa peringatan Hari Tani.
~MS #polisi#demoricuh#newsplay [20260925140433978]
Miris.
"Sekolah 22 Tahun, tiba-tiba ibu nongol, terus bilang salah pemerintah. Kami juga tidak terima"
YA TERUS SALAH SIAPA? SALAH GURUNYA? Gurunya disuruh klarifikasi karena videonya viral 😌
Kocak banget Wakil Bupati Kampar
Udah liat belum mas? @zanatul_91
Kalau dulu no viral no justice.
Kalau sekarang yang viralin di suruh klarifikasi, minta maaf.
Karena di kira pejabat pada gak kerja, pada tutup mata.
Padahal EMANG IYA 😩
Bener-bener Kucluk Sundul Langit PEJABAT Negeri Ini🤦
Bukannya Di Perbaiki Malah Di INTIMIDASI Untuk Minta Maaf 😭
"Usai Viralkan Gedung Sekolah Berdinding Triplek, Seorang Guru di Kampar Riau Bernama Rohmawati Beri Klarifikasi dan Minta Maaf"
Guru SD kelas jauh di Tapung, Kampar, Riau, Romawati, membuat video kondisi sekolahnya yang berdinding triplek dan mengajar enam kelas dengan dua guru.
Setelah videonya viral dan didatangi Wakil Bupati Kampar, Romawati justru meminta maaf karena khawatir videonya dianggap menjelekkan pemerintah.
🎥: DOK. Romawati, TikTok/@kecamatan_tapung
Penulis: Idon Tanjung, Ihsanuddin
Kreatif: Rega Almuhtada
Produser: Elizabeth Ayudya
#Guru #SD #voice