Pak, Kalau besok meninggal, apa yang diwariskan ke anak?
Jangan jawab "rumah." Kalau rumahnya masih KPR, yang diwariskan itu UTANG, bukan rumah.
Jangan jawab "tabungan." Kalau tabungannya cuma cukup 3 bulan, itu bukan warisan. Itu uang tutup lubang.
Sekarang tanya yang lebih penting:
Apa MINDSET tentang uang yang sedang kita tanamkan ke anak SETIAP HARI?
Karena anak gak mewarisi REKENING. Anak mewarisi KALIMAT.
Ambil kalkulator. Atau hitung di kepala. Ini gampang.
Umur sekarang berapa? 30?
Usia pensiun di Indonesia: 58 tahun.
Sisa waktu kerja: 28 tahun.
28 tahun kedengerannya panjang. Tapi tunggu sampai lihat angka sebenarnya.
Coba bayangkan dua orang Pak.
Orang A: gaji Rp 15 juta per bulan. Mobil kredit. Rumah KPR 2 lantai. HP terbaru. Nongkrong tiap weekend.
Orang B: gaji Rp 5 juta per bulan. Motor bebek. Rumah kontrakan. HP lama. Weekend di rumah.
Pertanyaannya: siapa yang lebih KAYA?
Kalau jawabnya Orang A ,coba baca sampai habis.
Apakah secara historis reversal dari bottom harus didukung foreign net inflow?
IHSG naik 7,6% Selasa dan 2,7% Rabu.
Asing? Masih net sell Rp 2,45 T dan Rp 3,13 T.
Banyak yang menyimpulkan Asing masih buang barang atau ini rally ini palsu.
Sounds logical.
Tapi premisnya layak diuji dengan data.
Apakah flow Asing/Domestik ini relevan dalam menentukan ini reversal atau bukan?
Saya backtest 4 crash terbesar IHSG: GFC 2008, Taper Tantrum 2013, koreksi 2015, dan COVID 2020.
Tiga dari empat reversal dimulai saat asing masih net sell.
Di 2013 dan 2015, kumulatif flow bahkan masih negatif di bulan keenam, padahal index sudah naik 15–16%.
Inflow besar baru datang di bulan ke-5 sampai ke-12, setelah recovery terbentuk.
COVID paling ekstrem: IHSG naik 56% dalam 12 bulan, dan sepanjang itu asing tetap kumulatif net sell sekitar Rp 27 T.
Asing baru berbalik net buy bulanan pertama kali November 2020, saat index sudah jauh di atas bottom.
Apakah ini berarti 8 Juni sudah pasti THE bottom?
Tidak ada yang bisa menjamin itu, termasuk saya.
Yang bisa dikatakan dengan jujur: rebound dua hari ini terjadi di atas turnover yang naik (Rp 21,7 T → 28,0 T → 31,7 T), breadth-nya lebar, dan absennya foreign inflow bukan alasan valid untuk mendiskreditkan rally, karena secara historis memang tidak pernah jadi prasyarat.
Satu catatan lagi yang jarang dibahas. Label "asing" di data bursa itu flag pada order broker, bukan beneficial ownership.
Dengan makin umumnya struktur nominee dan jasa "masking" kepemilikan.
Garis pemisah antara "real" foreign vs domestic makin kabur.
Watch the tape, not the nationality flag on it.
Teman gue beli Avanza 2019.
Harga 135 juta.
Murah dikit dari pasaran.
BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup.
Nama di BPKB sesuai KTP penjual.
Semua keliatan beres.
Langsung deal. Langsung transfer.
3 bulan kemudian.
Dia mau jual lagi karena butuh uang.
Calon pembeli baru minta cek fisik dulu.
Bareng ke Samsat.
Petugas cek nomor rangka.
Diam lama.
Terus bilang:
"Pak, BPKB ini diduga palsu."
Teman gue shock.
Kira salah baca.
Petugas tunjuk satu per satu.
Serat kertas diterawang, gak ada benang merah biru.
Nomor seri dicek di sistem, gak terdaftar.
Hologram terlalu mulus. Terlalu licin.
Palsu. Tapi hampir sempurna.
Balik ke penjual.
Nomor masih aktif hari pertama.
Jawabnya:
"Saya juga gak tau Pak, saya beli kondisi gitu."
Telepon berikutnya.
Tidak diangkat.
Berikutnya lagi.
Nomornya tidak aktif.
Lapor polisi.
Mobilnya ditahan sebagai barang bukti.
Penjual belum ketangkap.
135 juta raib.
Mobilnya raib.
Penjualnya raib.
BPKB palsu sekarang bukan kaleng-kaleng.
Kertas mirip. Hologram mirip. Tanda tangan mirip.
Mata telanjang gak akan ketahuan.
Tapi ada 3 hal yang selalu ninggalin jejak:
1. Serat kertas.
BPKB asli kalau diterawang — ada benang merah dan biru di dalam kertas.
Palsu: polos. Atau seratnya dicetak, bukan tertanam.
2. Nomor seri.
Tiap BPKB punya nomor seri unik yang terdaftar di sistem Polri.
Cek di: https://t.co/UA5mhtlZUI
Palsu: nomornya gak akan muncul. Atau muncul tapi datanya beda.
3. Tekstur cover.
BPKB asli covernya agak kasar, ada tekstur grid halus.
Palsu: terlalu mulus dan licin waktu dipegang.
Tapi cek dokumen saja gak cukup.
Nomor rangka dan mesin juga bisa dimanipulasi.
Digerinda halus. Di-stamp ulang.
Kelihatan mulus kalau cuma dilihat sekilas.
Yang bisa deteksi: senter kuat + kaca pembesar.
Sorot miring ke nomor rangka.
Kalau ada bekas gerindaan, batalkan transaksi.
Ini checklist wajib sebelum bayar:
Terawang kertas BPKB → cek serat merah biru.
Cek nomor seri BPKB → ke website Korlantas Polri.
Pegang cover BPKB → harus kasar, bukan licin.
Sorot nomor rangka pakai senter → cek bekas gerindaan.
Bandingkan digit per digit → satu angka beda = batalkan.
Minta cek fisik bareng ke Samsat → gratis, 30 menit.
TAMPARAN TERAKHIR:
Lo pegang BPKB-nya.
Tapi gak diterawang.
Lo baca nomornya.
Tapi gak dicek ke sistem.
Lo lihat hologramnya.
Tapi gak diraba teksturnya.
Semua butuh kurang dari 5 menit.
Tapi di-skip.
Dan itu yang bikin 135 juta raib semalam.
Terpantau disita dari rumah Silmy Karim deretan koleksi mobil mewah dan moge, mata uang asing serta puluhan keping emas, Rafael Alun Trisambodo, terpidana mega korupsi uang pajak dari dia juga disita barang-barang mewah dan uang yg total nilainya mencapai T
Kek kartel, tapi kalau di Indo gak perlu jualan narkoboy, cukup korupsi aja lalu pakai artis/pengusaha buat cuci-cuci.
@karirfess Adek gw kerja pelayaran di Jepang disana malah hemat, cuma spend 3-4jtan tiap bulan... Hidup di kapal yg makan udah dijatah perusahaan. Belanja bulanan cuma buat keperluan pribadi doang. Tiap bulanh bs nabung 10jtan. Kapalnya selalu keliling Jepang jadi ga perlu ngekos/sewa apart
JEBAKAN KALIMAT "MUMPUNG MASIH MUDA"
- Ngeremehin waktu, Lo mikir ngatur duit bisa ntar-ntaran pas umur 30, padahal waktu terbaik buat mulai adalah sekarang.
- Kebiasaan buruk yang menetap, Gaya hidup hedon di usia 20-an bakal susah banget diubah pas lo udah masuk usia matang.
- Kehilangan efek compounding, Lo kehilangan kesempatan dapet keuntungan investasi maksimal yang cuma bisa didapet kalau mulai sejak dini.
- Penyesalan, Nanti pas udah tua lo bakal nyesel kenapa gak disiplin nyisihin uang dari zaman masih produktif.
- Numpuk rasa kecemasan, Rasa takut gak punya masa depan finansial yang jelas bakal terus ngebayangi setiap malam lo tidur.
Pesugihan tuyul itu bukan cuma soal duit yang tiba tiba hilang. Di Nganjuk, ada yang percaya tuyul dikasih makan bukan dari botol susu atau gula merah. Tapi dari tubuh perempuan. Langsung. Tiap malam, sebelum subuh. Istrinya yang menyusui. Bukan pilihan. Bagian dari perjanjian.
Imbalannya: uang datang sendiri. Tagihan lunas. Usaha lancar. Apapun yang suaminya minta.
Bayarannya: istri yang makin kurus tiap bulan, anaknya sendiri yang rewel karena lapar, dan tuyul yang makin kuat makin susah dihentiin.
@bacahorror@IDN_Horor@ceritaht #bacahorror #bacahoror #suduttakkasat #ceritahoror #threadhoror #ceritaserem #asupanhorror #horor
[DIBUTUHKAN SEGERA] LOWONGAN KERJA PARUH WAKTU
⬛︎ GAJI ⬛︎
Rp 4.200.000 / hari (Total Rp 8.400.000 untuk 2 hari)
⬛︎ LOKASI & TANGGAL ⬛︎
Lokasi: Bekasi, Indonesia
Tanggal: 8 & 9 Juni
⬛︎ KUOTA ⬛︎
1 Orang
⬛︎ KUALIFIKASI ⬛︎
・Pria
・Berusia 20 tahun ke atas
・Memiliki fisik yang kuat
⬛︎ DESKRIPSI PEKERJAAN ⬛︎
Menetap sendirian selama 2 hari di properti yang akan kami tentukan di Bekasi. Selama di lokasi, wajib mematuhi aturan berikut dengan ketat:
❶Kunci rapat seluruh pintu dan jendela properti.
❷Dilarang keras membawa perangkat elektronik (Buku, makanan, dan minuman diperbolehkan).
❸Dilarang menyalakan lampu antara pukul 23:00 - 04:00 (Dilarang tidur pada jam tersebut).
❹Bakar dupa pada waktu yang sudah ditentukan.
❺Jika bel rumah berbunyi atau ada panggilan dari luar, dilarang keras keluar.
⬛︎ BARANG YANG DISEDIAKAN ⬛︎
・Senter
・Tasbih
・ Dupa
・ Kamera Video
Batas pendaftaran: 7 Juni pukul 23:00
Bagi yang berminat, silakan email ke:
[email protected]
[CATATAN]
※ Kami hanya akan membalas pesan pelamar yang terpilih.
※ Pekerjaan ini mungkin melibatkan risiko bahaya. Harap dipertimbangkan.
Jenglot itu bukan patung. Di Banyuwangi, ada yang percaya jenglot adalah manusia yang mati karena ilmu hitam yang nggak sempurna raganya mengecil, membeku, tapi sesuatu di dalamnya masih hidup. Masih lapar. Pemiliknya kasih makan darah tiap malam. Kalau nggak dikasih, jenglot yang cari sendiri.
Imbalannya: kekayaan, perlindungan, apapun yang pemiliknya minta. Bayarannya: darahmu, seumur hidup. Dan waktu kamu mati, kamu ikut jadi jenglot.
Di Banyuwangi, seseorang nawarin kita lihat jenglot yang katanya udah tiga generasi dipelihara keluarganya. Gua harusnya nggak penasaran.
@bacahorror@IDN_Horor@ceritaht #bacahorror #bacahoror #suduttakkasat #ceritahoror #threadhoror #ceritaserem #asupanhorror #horor
Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Slamet Suradio (Mbah Slamet), masinis legendaris dari KA 225.
Sejarah takkan pernah melupakan Tragedi Bintaro 1987 yang kelam, di mana beliau merasa tidak pernah mendapatkan keadilan yang semestinya sebagai masinis selama hidupnya.
Kini, biarkanlah beliau beristirahat dengan tenang. Semoga beliau mendapatkan keadilan sejati di hadapan Tuhan Yang Maha Adil. Terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdian panjang Bapak di dunia perkeretaapian Indonesia. Doa terbaik kami menyertai almarhum dan keluarga yang ditinggalkan, amin 🙏🏻 🥀🕊️