KEUTAMAAN IBADAH HAJJI & UMROH :
***
1. Kembali ke Fithrah :
مَن حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ، ولَمْ يَفْسُقْ، رَجَعَ كَيَومِ ولَدَتْهُ أُمُّهُ (البخارى، 1521; ومسلم، 1350)
"Barangsiapa melaksanakan ibadah Hajji karena ALLAAH dan tak berkata-kata yg tak senonoh dan berbuat dosa, maka ia akan kembali dalam keadaan suci seperti pada hari ibunya melahirkannya."
2. Menghancurkan Dosa2 & memasukkan ke Jannah :
العُمْرَةُ إلى العُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِما بيْنَهُمَا، والحَجُّ المَبْرُورُ ليسَ له جَزَاءٌ إلَّا الجَنَّةُ (البخاري، 1773 ومسلم، 1349)
"Melaksanakan Umrah setelah Umrah adalah penebusan dosa atas apa yang terjadi diantara keduanya, dan tak ada pahala bagi Haji yang mabrur kecuali Jannah."
3. Menghilangkan Kefakiran & Kemiskinan :
تابِعوا بينَ الحجِّ والعمرةِ ، فإنَّهما ينفِيانِ الفقرَ والذُّنوبَ (الترمذي، 810؛ والنسائي، 2631؛ و أحمد، 3669؛ حسن\صحيح)
"Laksanakan ibadah Haji dan Umrah secara berurutan, karena keduanya akan menghapus kemiskinan dan dosa2."
4. Jihad bagi para Wanita :
هل على النساءِ جهادٌ ؟ قال : نعم جهادٌ لا قتالَ فيه : الحجُّ والعمرةُ (إبن ماجه، 2901؛ وأحمد، 25.322؛ صحيح)
"Adakah jihad yang wajib bagi para wanita? Beliau menjawab: Ya, jihad yang tanpa pertempuran, yaitu: Haji dan Umrah."
5. Menjadi Tamu2/Delegasi langsung dari ALLAAH SWT :
وفدُ اللَّهِ عزَّ وجلَّ ثلاثةٌ : الغازي ، والحاجُّ ، والمعتَمِرُ (النسائي، 2625؛ إبن خزيمة، 2511؛ إبن حبان، 3692؛ صحيح)
"Tamu ALLAAH Yang Maha Kuasa itu ada tiga: mujahid/pejuang, orang yang hajji, dan orang yang melaksanakan umrah."
6. Doanya Maqbul :
الغازي في سبيلِ اللهِ عزَّ وجلَّ ، والحاجُّ ، والمعتمِرُ ، وفْدُ اللهِ دعاهم فأجابوهٌ ، وسألُوهُ فأعطاهم (إبن ماجه، 2893؛ إبن حبان، 4613؛ صحيح)
"Prajurit yang berperang di jalan ALLAAH Yang Maha Kuasa, orang2 yang Hajji, dan orang yang melaksanakan umrah, adalah tamu-tamu langsung dari ALLAAH. Dia yang memanggil mereka dan merekapun menjawab-NYA, dan mereka meminta kepada-NYA dan Dia pun memberi kepada mereka."
7. Jika wafat, maka akan dicatat Hajji/Umroh terus-menerus sampai Hari Kiamat :
من خرج حاجًّا فمات كُتِبَ له أجرُ الحاجِّ إلى يومِ القيامةِ، ومن خرج معتمِرًا فمات كُتِبَ له أجرُ المعتمرِ إلى يومِ القيامةِ (أخرجه أبو يعلى، 6357؛ صحيح لغيره)
"Barangsiapa yang berangkat Hajji lalu meninggal dunia, pahala Hajji nya akan dicatat untuknya hingga hari Kiamat, dan barangsiapa yang berangkat Umrah lalu meninggal dunia, pahala umrahnya akan dicatat untuknya hingga hari Kiamat."
8. Umroh di bln Ramadhan seperti Hajji atau Hajji bersama Nabi SAW :
فإنَّ عُمْرَةً في رَمَضَانَ تَقْضِي حَجَّةً -أوْ حَجَّةً مَعِي-. (البخاري، 1863؛ و مسلم، 1256)
"Melaksanakan Umrah selama Ramadan sama dengan melaksanakan Haji - atau Haji bersama Saya (RasuluLLAAH SAW)."
***
AlhamduliLLAAH.. Maha Baik dan Maha berkah nya ALLAAH SWT pd saya,
Setelah -baru saja- tahun kemarin (2025) saya diundang oleh ALLAAH SWT untuk Hajji ke baituLLAAH,
Maka pd akhir bulan lalu (Rajab), tepatnya persis di tanggal 27 Rajab (hari Isra wal Mi'raj nya Sayyidina Muhammad SAW),
Saya dipanggil kembali oleh ALLAAH, untuk melaksanakan umrah ke rumah-NYA, sungguh suatu kemuliaan & nikmat bagi ayahmu yg Karung Dosa ini,
Perjalanan saya dimulai dari Madinah, beribadah di masjid An Nabawy Asy Syarif, lalubberziarah ke makam manusia termulia yaitu Nabi SAW, & pekuburan Baqi' Al Gharqad,
Lalu dilanjutkan dg kereta cepat menuju Makkah Al Mukarramah, dan melaksanakan Thawaf & Sa'i serta ber Tahallul di Masjidil Haram, untuk melanjutkan perjalanan kembali,
Semuanya hanya atas izin & kemurahan ALLAAH SWT, semoga ALLAAH menerima umroh saya & mengampuni seluruh dosa2 saya,
Dan semoga jg ALLAAH mengundang kalian semuanya, yg sedang membaca caption ini, dan mendoakan saya,
Agar kalian semuanya juga dapat segera melaksanakan umroh, maupun juga hajji, menerima amal kalian & mengampuni dosa2 kalian semua, ALLAAHumma aamiin yaa RABB.. 🤲❤️🤲
Watch and understand how Palestinians in the West Bank are treated every day…
IOF assaulted a young Palestinian man working in a bakery in the city of Dura, south of the West Bank, because his phone contained photos of his martyred relatives and friends.
Mereka membawa kamera, bukan senjata.
Mereka mengatakan kebenaran kepada dunia ketika diam lebih aman.
Malam ini, penjajah mengubah tenda pers mereka di Rumah Sakit Al-Shifa menjadi kuburan.
Kami berduka atas 6 jiwa perkasa yang membayar harga tertinggi untuk jurnalisme:
📷 Anas Al-Sharif
📷 Mohammad Qreiqah
📷 Moamen Aloua
📷 Mohammad Noufal
📷 Ibrahim Zahir
📷 Mohammad Al-Khaldi
Mereka bukan sekadar nama.
Mereka adalah suara yang tak tergantikan, mata yang melihat apa yang dunia tolak untuk lihat, dan hati yang berdetak untuk Gaza hingga napas terakhir mereka.
Semoga keberanian mereka tetap hidup, dan semoga kebenaran yang mereka perjuangkan hingga syahid, tak akan pernah dibungkam.