@sheunricky@enjiner_ing Adaa kak tapi aku emg udh ga eligible dan ini buat ngetes hacksnya ajaa. Aku coba buat akun adekku dan berhasil kok, cuma skrg kyknya server lagi error diminta verif ulang😭
@84EKHYUN@enjiner_ing Ngga kaa, aku load ke page verif wajahnya, terus klik kanan 'inspect element' sama copas kodenya di git tadi, abis itu klik enter. Baru deh lanjut tekan verif wajahnya
@rebukanrain Sejelek-jeleknya pemerintahan jokowi pemerintahan prabowo lebih jelek lagi, ya Allah turunkan azabMu untuk mereka pemerintah yang dzolim, pemerintah yg tidak memikirkan rakyatnya pemerintah yang hanya memikirkan kelompoknya saja kabulkan ya Allah 🙏🙏🙏😇😇😇
@karinyoo 2 kali punya teman dekat cowo, 2 kali juga mereka punya perasaan duluan. Udh dibilang cuma platonis tp mereka kekeuh, akhirnya aku ga kuat dan ku cut off, jujur trauma berkawan sm org yg gabisa kontrol diri
dari pengalamanku: LINKEDIN 🤚🏻
beneran deh mulai aktif & lengkapin profile linkedin kalian, apalagi buat yang udah experienced.
aku banyak direach out sama rekruter. bahkan kerjaanku yang sekarang karena aku direach out duluan 😆
Biasanya aku bedain pertanyaannya.
Kalau interview dengan **HRD**, fokusnya ke aturan kerja dan benefit:
1. Range gajinya gimana, gross atau nett?
2. Benefit apa saja yang didapat? BPJS, asuransi, dll.
3. Sistem cutinya gimana? Berapa hari per tahun?
4. Statusnya kontrak atau tetap?
5. Ada probation atau tidak? Kalau ada, berapa lama?
6. Notice period-nya gimana?
Kalau interview dengan **user**, fokusnya ke kerjaan, tim, dan ekspektasi:
1. Nanti report ke siapa?
2. Flow kerja hariannya seperti apa?
3. KPI atau targetnya diukur dari apa?
4. Siapa yang menilai performance kita?
5. Kriteria lulus probation seperti apa?
6. Challenge terbesar di role ini apa?
7. Timnya sekarang berapa orang dan cara kerjanya gimana?
Intinya, ke HRD tanya soal sistem kerja dan benefit. Ke user tanya soal jobdesc, target, tim, dan ekspektasi.