bisa jd mereka sdh mengubah menu wartegnya menjd kian murah dan menghapus menu daging dr porsi pesanannya.
bisa jd mereka sdh mengubah pilihan rokoknya menjd kretek yg murahnya gak masuk akal.
tapi, apakah mereka juga punya pilihan BBM lain? apakah punya opsi mobilisasi lain?
antara masalah 'pemerataan akses' bisa dilihat bila akses terhadap BBM menjadi justifikasi dominan kalau,
"ini yang bisa bikin gue memperoleh kesetaraan akses"
ibaratnya, dgn keterjangkauan BBM rangorang masih bisa punya akses mobilisasi thd apapun yg mau mereka raih.
sebelumnya, dia tidak teriak. rangorang kantor, belum teriak. cuz it's like, "we still can go through this rough road."
mungkin, dari sini yang menarik juga adalah 'bagaimana konsep efisiensi dipersepsikan oleh rangorang?'
apabila rangorang diberi kesempatan memilih transportasi umum, barangkali output dari harga BBM ini bukan menjadi katalis utama.
marah, iya. tapi, bukan menjadi pokok dominasi amarah.
menarik ketika kebijakan car-centric mindset bisa membuat kenaikan harga BBM berhasil menjadi katalis kemarahan masyarakat.
pas Dollar menguat, saya diam
pas IHSG jeblok, saya diam
pas harga BBM naik, saya akan lawan~
kayaknya gue paham kenapa RUU polri disah kan duluan daripada penyampaian harga pertamax naik, karena pemerintah tau kalo dollar naik masyarakat masih bisa diem. tapi kalo nyampe bensin yg naik, seluruh warga indo ga mungkin diam. demo besar besaran? bisa jadi iya
tujuan RUU di sah kan untuk perluasan wewenang salah satunya di lingkup siber. perluasan wewenang tanpa kontrol ketat sangat membahayakan demokrasi. ujung ujungnya apa, bisa aja kalo besok lu koar koar di medsos menyampaikan aspirasi dan aksi, besoknya ada yg ngechat karna lu di anggap menyebarkan kebencian. RIP KEADILAN
BREAKING: Indonesian exports to the United States will face an additional 10% duty as a result of Section 301 trade investigations, Indonesia's chief economics minister said on Friday.
🔴 More on https://t.co/5H0QqpggO4
BREAKING: Indonesia's rupiah reached its weakest level ever against the US dollar Thursday. The rupiah is now 18,028 against the dollar, despite the central bank's efforts to support the currency.
🔴 More on https://t.co/5H0QqpggO4
Indonesian authorities have shut down several screenings of a new documentary on alleged human rights abuses in Papua, including Indigenous land seizures. Rights groups and international media still face restricted access to the region.
Al Jazeera’s @JesWashington reports.
yg bikin serem, sebelum parcok" ini nyamperin rumah gue... itu ada momen gue gabisa percaya siapa"
gue diem aja, tahan sendiri. khawatir ada yg cepu dan laporin ke temen" Wowo soal cerita gue ini. berasa rapuh banget, berasa in the void.
mimpi kok marahin Wowo...
bener" mimpi buruk, fak. perkara marahin bayi besar Wowo di selasar Pasar Santa. terus, sepanjang mimpi gue sekeluarga jadi buron anjeng.
tapi keren juga, gue marahin Wowo-nya dgn gaya pasif agresif sampe dia nge-down jadi orang.
kirain udah dong... oh nggak, itu belom samp bikin gue kebangun gara" saking horornya
yg bikin bangun saking horornya apa? yak betul, gue ditarik paksa sama parcok yg datengin rumah gue pake Fortuner.
gue cuma bisa bilang ke keluarga, "udah biarin aja aku ditangkep, biar kelar"